Beberapa Rumah di Tuban Dindingnya Retak, Diduga Akibat Aktivitas Seismik PHE-TEJ

Beberapa Rumah di Tuban Dindingnya Retak, Diduga Akibat Aktivitas Seismik PHE-TEJ.

Beberapa Rumah di Tuban Dindingnya Retak, Diduga Akibat Aktivitas Seismik PHE-TEJ
SURYA/M SUDARSONO
Wari, warga Dusun Tileng, Desa Talun, saat menunjukkan dinding rumahnya yang retak diduga akibat aktivitas seismik PHE-TEJ, Kamis (17/10/2019). 

Beberapa Rumah di Tuban Dindingnya Retak, Diduga Akibat Aktivitas Seismik PHE-TEJ

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sejumlah rumah di Desa Talun dan Desa Pakel, Kecamatan Montong, Tuban mengalami keretakan pada dinding.

Keretakan yang terjadi itu diduga akibat aktivitas seismik yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Tuban East Java (PHE-TEJ).

Mobil Vibra untuk mengirim getaran ke dalam tanah ditengarai sebagai penyebab rumah retak warga tersebut.

Truk Tronton Pengangkut LPG Tabrak Pohon di Jalur Pantura Tuban, Pengemudi Kaget Saat Disalip

Tradisi Sedekah Laut ala Warga Sidomulyo Tuban, Nelayan Arak Bekakak Miniatur Perahu di Jalan Raya

Fakta-fakta Baru Video Live Hubungan Intim Pelajar SMK di Tuban Viral di Facebook dan WhatsApp

Warga Dusun Tileng, Desa Talun, Wari mengatakan, keretakan ini terjadi beberapa hari lalu saat ada aktivitas lapangan dari pertamina.

Saat kejadian berlangsung, terjadi seperti terjadi gempa beberapa detik.

Akibatnya, dinding rumahnya mengalami keretakan. Bahkan, sebagian lantai keramik juga retak hingga harus dibongkar.

"Seingat saya kejadiannya Sabtu kemarin, saya kaget saat itu, langsung keluar rumah pas kejadian," Ujarnya ditemui di rumahnya, Kamis (17/10/2019).

Bahkan, perempuan lansia itu juga menambahkan jika kejadian dinding retak ini tidak hanya dialaminya saja. Melainkan beberapa tetangganya juga mengalami hal sama.

Nurhadi warga Tileng juga menyatakan hal sama. Rumahanya retak saat ada aktivitas seismik dari Pertamina.

"Ini retak seperti yang terlihat, ada aktivitas dari pertamina," Terangnya.

Camat Montong, Suwito saat dikonfirmasi terkait sejumlah rumah yang retak membenarkan.

Dari data yang dimiliki di Desa Pakel ada tiga rumah retak, sedangkan di Talun masih dilakukan pendataan.

"Ada beberapa laporan rumah warga yang rusak, masih dilakukan pendataan juga," Terangnya.

Sementara itu, Humas PHE-TEJ Eko Broto dan Ulin saat dikonfirmasi mengenai pesan dinding rumah warga yang retak tersebut belum bisa memberikan keterangan

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved