BREAKING NEWS - Hindari Pelajar Nyebrang Jalan, Dua Truk PMK Surabaya Tabrakan, Sopir Terjepit

Dua truk tanki PMK Surabaya dari Pos Keputih saling bertabrakan di Jalan Medokan Semampir Gang Keurahan No.124, Medokan Semampir, Sukolilo

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Melia Luthfi Husnika
ISTIMEWA
Dua truk tanki PMK Surabaya dari Pos Keputih saling bertabrakan di Jalan Medokan Semampir Gang Keurahan No.124, Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua truk tanki PMK Surabaya dari Pos Keputih saling bertabrakan di Jalan Medokan Semampir Gang Keurahan No.124, Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, kamis (17/10/2019).

Kerasnya benturan mengakibatkan bodi kabin truk bermuatan 5000 liter air itu terkoyak.

Seorang pengemudi truk tersebut mengalami luka pada kakinya karena terjepit bodi kabin truk yang ringsek.

Dan seorang navigator pengemudi mengalami luka memar pada bagian kepala.

Gegara Kotoran Sapi, Rumah Kepala Dusun Goa di Gresik Ludes Terbakar, Butuh 1 Jam PMK Padamkan Api

Untungnya keduanya dapat segera tertolong setelah Tim Odong-Odong 2 Satpol PP bersama Tim Medis Ambulan mengevakuasi keduan korban ke Rumah Sakit (RS) Universitas Airlangga.

"Keduanya sudah kami bawa ke RS Universitas Airlangga, meski terbilang stabil, kami ingin pastikan dulu," kata Kepala Dinas PMK Dedik Irianto pada awakmedia, kamis (17/10/2019).

Dedik menerangkan, dua truk tanki tersebut sebenarnya sedang melaju kencang menuju lokasi kebakaran lahan di belakang Pasar Pahing, Rungkut Kidul, Rungkut, Surabaya.

"Itu mau support kesini, 2 tanki air, unit 5000 dan 3000," jelasnya.

Mobil PMK dan Ambulance Bakal Dipasangi CCTV, Bisa Rekam Pengendara yang Menghambat Laju di Jalan

Setibanya di depan SMPN 52 Surabaya, terdapat segerombol pelajar yang hendak menyebrang, mendadak menekan tombol lampu penyeberangan jalan.

"Mendekati sekolah 52, anak-anak itu gak denger sirine PMK, malam mencet tombol PCT mau nyebrang," terangnya.

Lantaran mendadak, kedua sopir truk sontak melakukan pengereman mendadak.

"Secara otomatis, kalau lampu merah biasa kan bisa kami terabas, tapi kalau anak nyebrang ya gak bisa kami harus berhenti," tambahnya.

Namun karena truk PMK yang paling belakang mengalami selip, karena medan jalan yang menjadi pijakan roda truk terkena tumpahan air dari tanki truk.

Manuver pengereman truk tersebut tak sanggup mencegah benturan dengan truk di depannya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved