Hari Santri di Jatim
Peringati HSN, Malam ini Polisi Lamongan Gelar Lomba Dai Cilik
Polres Lamongan Jawa Timur melakukannya, Minggu ( 27/10/2019) malam dengan menggelar lomba dai cilik di Hall Plaza Lamongan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hari Santri Nasional (HSN) 2019 menjadi momen untuk semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat.
Salah satu caranya, dengan menggelar kegiatan yang melibatkan masyarakat, bahkan anak - anak sampai kelangan remaja.
Polres Lamongan Jawa Timur melakukannya, Minggu ( 27/10/2019) malam dengan menggelar lomba dai cilik di Hall Plaza Lamongan.
Ada ratusan peserta yang ikut diacara da'i cilik. Dan pada final malam ini tersaring 12 pemenang.
Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung pada final turut hadir menjadi pendengar atau jamaah pengajian.
Hingga tuntas dan pengumuman para juara, Feby menjadi jamaah yang istiqomah.
Lomba da'i cilik memperebutkan piala Kapolres Lamongan dan uang pembinaan. Usai menyerahkan piala dan uang pembinaan, Feby mengatakan, lomba dai cilik ini digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional dan dilakukan sebagai salah satu cara untuk semakin mendekatkan antara polisi dengan masyarakat.
"Pencarian potensi dan bakat dai-daiyah merupakan ruang positif bagi anak-anak dalam menunjukkan bakat, terutama dalam mendakwahkan ajaran Islam," katanya kepada Surya.co.id.
• Jadi Korban Penipuan Proyek Fiktif, Pria Pamekasan Ini Malah Dilaporkan ke Polisi, Istri Kuak Fakta
• Federasi Balap Sepeda Dunia Puji Gelaran Kompetisi Internasional BMX di Banyuwangi
• 4 Artis yang Tampil Bak Bintang Bollywood di Hari Raya Diwali, Yuni Shara hingga Prilly Latuconsina
Pihaknya berharap melalui da'i - da'i ini akan melanjutkan estafet pembangunan di negeri ini adalah generasi yang sehat.
"Generasi yang berakhlakul karimah, generasi yang berakhlak mulia," ungkap Feby.
Ditambahkan, tujuan lomba dai cilik ini selain memperingati Hari Santri, juga untuk mencari bibit - bibit unggul sebagai penyejuk hati dan dambaan semua umat.
"Tentu bisa menyerukan perdamaian, kerukunan dan menolak segala bentuk kekerasan permusuhan dan kerusuhan," tandasnya.
Intinya, menanamkan akhlak mulia seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad.
Para kader dai dari Lamongan bisa diterima di masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.
"Semoga dengan lomba kegiatan ini senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah SWT, dan yang juara nantinya menjadi orang hebat dan bermartabat, " harapnya.
Sementara bagi yang belum mendapatkan juara selalu bersemangat untuk memperbaiki diri untuk maju ke jenjang berikutnya," ujar Kapolres.
Dalam lomba dai cilik yang digelar di Lantai 1 Plasa Lamongan ini ada 2 kategori yang dilombakan, yaitu untuk kategori usia 5 - 12 tahun dan dai remaja usia 15 - 20 tahun. Ratusan peserta dari berbagai pelosok Lamongan mengikuti acara ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-hari-santri-bersama-kapolres-lamongan.jpg)