Seragam Gratis Jatim Tak Dianggarkan Tahun 2020, Dewan Pendidikan: Wali Murid Terlanjur Berharap

Pemprov Jawa Timur menyatakan, anggaran program seragam gratis tak lagi disusun di APBD tahun 2020 depan. Hal ini turut disayangkan Dewan Pendidikan

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Kompas.com
ilustrasi seragam sekolah 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur menyatakan, anggaran program seragam gratis tak lagi disusun di APBD tahun 2020 depan. 

Hal ini dinilai membawa dampak beban ekonomi warga kurang mampu di Jatim. Pembiayaan mereka di sektor kebutuhan seragam bertambah. 

Padahal jika ada seragam gratis bisa mengurangi beban kebutuhan yang lain. Seragam gratis ini pula yang telah dijanjikan Pemprov Jatim

"Wali murid kurang mampu yang dirugikan karena sudah terlanjur berharap. Jangan sampai kegagalan pengadaan seragam gratis ini merusak Nawa Bhakti Satya Jatim," ungkap Isa, anggota Dewan Pendidikan Jatim, Kamis (31/10/2019)

(Seragam Gratis di Jawa Timur Tak Dianggarkan Lagi Tahun Depan, Proses Lelang Disoroti)

Gagalnya pengadaan seragam gratis di tahun 2020 dinilai menunjukkan bahwa nasib masyarakat Jawa Timur bisa diombang ambingkan janji pemerintah.

Isa berharap Pemprov masih bisa mengupayakan lagi bantuan seragam itu melalui mekanisme PAK dan DPRD.

Pemprov membuat kesepakatan mempermudah mekanisme pengadaannya. JIka itu tidak dianggarkan lagi ini akan menunjukkan bahwa pemprov lemah komitmennya pada pendidikan.

"Seingat saya seragam gratis sudah menjadi komitmen gubernur," kata Isa.

Menurutnya, akan lebih baik bila mekanisme pengadaan dan penganggarannya diperbaiki. Bukan dihapuskan.

Mengingat pada 2019 Isa menilai program seragam gratis sudah gagal.

Menurut Isa, seragam gratis ini adalah hak masyarakat kurang mampu. Penghapusan anggaran seragam gratis dinilai turut menghapus hak yang sudah dijanjikan.

(Pemkab Tulungagung Janji Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa Baru Desember Depan)

DPRD Jatim dinilai harus 'bingung' akan masalah ini.

Menurut Isa, keberpihakan anggota dewan kepada masyarakat harus ditunjukkan. Sebab seragam gratis itu adalah komitmen nawa bhakti gubernur di bidang pendidikan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jatim Hudiono saat dikonfirmasi mengaku tidak kapasitasnya menanggapi anggaran seragam gratis tersebut.

"Sebaiknya jangan saya lah konfirmasinya. Ke bagian lelang," kata Hudiono.

Reporter: Surya/Nuraini Faiq 

(Bantuan Seragam Gratis Sekolah SMA/SMK di Tulungagung Molor, Disebut Belum Ada Pemenang Lelangnya)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved