Bangun Balai Diklat di Bekas Lahan SMPN 10 Kota Blitar

Sejak ditutup pada 2015, bekas lahan dan gedung SMPN 10 Kota Blitar, di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo,

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yoni Iskandar
Surya/samsul hadi
Suasana pintu masuk di bekas gedung SMPN 10 Kota Blitar, Jumat (1/11/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sejak ditutup pada 2015, bekas lahan dan gedung SMPN 10 Kota Blitar, di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, sampai sekarang dibiarkan mangkrak.

Rencananya, Pemkot Blitar akan memanfaatkan bekas lahan SMPN 10 untuk balai pendidikan dan pelatihan (Diklat) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar.

Pantauan di lokasi, Jumat (1/11/2019), menunjukkan bekas gedung SMPN 10 dibiarkan tak urus. Saat ini, bekas bangunan gedung SMPN 10 kosong. Banyak daun di halaman bekas gedung SMPN 10.

"Sekarang kondisinya sudah lumayan dibandingkan sebelumnya. Karena sudah ada penjaganya, ada yang bersih-bersih," kata Rudi, penjaga di bekas gedung SMPN 10 Kota Blitar.

Rudi mengatakan penempatan penjaga di eks gedung SMPN 10 baru dilakukan awal tahun ini. Saat pertama masuk, menurut Rudi, kondisi eks lahan dan gedung SMPN 10 seperti hutan.

Politisi Gerindra Sebut William Aditya Sarana PSI Tak Punya Tata Krama Unggah APBD DKI ke Medsos

Sidang Praperadilan di PN GResik, Jaksa Pidsus Minta Pengajuan Praperadilan Ditolak

Soroti Prabowo Masuk Kabinet, Rocky Gerung Saran ke Presiden Jokowi: Akan Mulai Ada 2 Matahari

Paving halaman gedung tidak terlihat tertutup rumput. Rudi yang membersihkan rumput yang memenuhi halaman gedung SMPN 10.

"Dulu, kondisinya parah, halaman sekolah tertutup rumput. Saya yang membersihkan," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Dikatakannya, sekarang bekas bangunan SMPN 10 masih kosong. Hanya sebagian ruangan digunakan untuk gudang Dinas Pendidikan dan BPKAD.

"Saya sudah dengar kalau rencananya akan dibangun balai diklat di sini pada tahun depan," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Sapto Yohanes mengatakan masih menunggu hasil kajian dari Bappeda soal pemanfaatan eks lahan SMPN 10. Rencananya, eks lahan SMPN 10 akan dibangun balai diklat BKD.

"Kajiannya masih disusun oleh Bappeda. Rencananya dipakai untuk balai pelatihan BKD," katanya.

Dikatakannya, pembangunan balai diklat di bekas lahan dan gedung SMPN 10 dilakukan tahun depan. Anggaran pembangunan balai diklat di bekas lahan SMPN 10 sudah diusulkan di pembahasan APBD 2020.

"Kebutuhan anggarannya masih proses pembahasan. Yang pasti, kami akan mengusulkan anggaran untuk pembangunan balai diklat di eks lahan SMPN 10," ujarnya. (sha/Tribunjatim.com)

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved