Dua Pengedar Sabu-sabu Antar Kota Diringkus BNN Kabupaten Kediri

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri meringkus EP (28) pengedar narkotika antar kota warga Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung,

Dua Pengedar Sabu-sabu Antar Kota Diringkus BNN Kabupaten Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati memperlihatkan barang bukti ungkap kasus pengedar narkotika. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri meringkus EP (28) pengedar narkotika antar kota warga Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Kamis (31/10/2019).

Dari tersangka EP petugas BNN mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 8 buah paket narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam klip plastik seberat 2,06 gram.

Diamankan juga uang tunai Rp 300.000, sebuah ATM BRI, HP warna putih dan warna cokelat, sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 3607 F.

Petugas BNN kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka mendapatkan barang bukti berupa, sebuah botol plastik warna hijau yang berisi pil dobel sebanyak 119 butir.

Ditemukan juga sebuah timbangan digital, sebuah bong alat hisab sabu, satu pipet kaca, dua buah serok sabu dan satu pak sedotan plastik.

Alfin Lestaluhu di Mata Pelatih Timnas U-16 Indonesia, Selalu Siap Bermain dan Bermental Kuat

Bambang Haryo Pilih Maju di Pilkada Sidoarjo ketimbang Pilwali Surabaya

Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati menjelaskan, dari keterangan EP, narkotika jenis sabu-sabu didapat dari DS (32) warga Desa Damarwulan.

Selanjutnya Tim Pemberantasan BNN melakukan pengembangan dan menangkap DS di depan warung Jalan Raya Kandangan, Kabupaten Kediri.

Pada saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Barang bukti yang berhasi diamankan berupa, 5 buah paket narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus klip plastik dengan berat total 4,90 gram.

Sebuah dompet warna cokelat yang berisi uang tunai sebesar Rp 355.000, sebuah timbangan digital, sebuah alat hisab sabu, satu kartu ATM BRI, KTP, gunting kecil,

2 buah pipet kaca, dua buah sedotan karet, serok sabu , dua buah korek api serta HP warna putih dan hitam dan sepeda motor Honda Beat warna hitam nopol AG 6378 OZ diamankan petugas.

Setelah penangkapan DS, petugas juga menggeledah rumahnya menemukan barang bukti satu bungkus plastik yang berisi pil dobel L sebanyak 501 butir.

Kedua tersangka EP dan DS bakal dijerat UU No 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar. Petugas masih melakukan pengembangan jaringan di atasnya.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved