Pencegahan Pelecehan Seksual

Forkasi Chapter Surabaya: Cegah Pelecehan Seksual Pada Anak Berkebutuhan Khusus

Forkasi Chapter Surabaya gelar acara yang bertajuk 'Seminar Pencegahan Pelecehan Seksual pada Individu Special Needs' di Aula PT BJTI Port Surabaya.

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/MELIA LUTHFI HUSNIKA
Pemateri Bonnie Dewayanti saat mengisi acara di Seminar Pencegahan Pelecehan Seksual pada Individu Special Needs' di Aula PT BJTI Port Surabaya, Sabtu (2/11/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Forkasi Chapter Surabaya menggelar acara yang bertajuk 'Seminar Pencegahan Pelecehan Seksual pada Individu Special Needs' di Aula PT BJTI Port Surabaya, Sabtu (2/11/2019).

Seminar Pencegahan Pelecehan Seksual pada Individu Special Needs ini dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Acara seminar itu dihadiri oleh 165 orang yang terdiri dari orang tua, guru, dan pemerhati Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau individu dengan special needs.

Masuk Musim Hujan, Pemkot Surabaya Lakukan Pemotongan Ranting hingga Antisipasi Lainnya

Topik yang diangkat dalam gelaran kali ini adalah seputar pelecehan seksual, melihat maraknya kasus pelecehan yang terjadi, utamanya pada individu dengan special needs (Anak Berkebutuhan Khusus).

Ketua Forkasi Chapter Surabaya, Rosita Simin menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini sebagai wadah edukasi bagi orang-orang terdekat yang bersangkutan langsung dengan individu special needs.

"Kami ingin memberikan pemahaman pada orang tua, guru, maupun pemerhati mengenai pendidikan seksual sejak dini pada individu special needs," kata Rosita Simin saat ditemui di venue acara, Sabtu (2/11/2019).

Pada sesi awal, Bonnie Dewayanti sebagai salah satu orang tua dari penyandang special needs membagikan pengalaman sukses dalam mengantarkan putranya ke jenjang universitas.

Tak hanya itu, Bonnie Dawayanti membagikan pengalaman tentang sharing pendidikan seksual pada anak special needs.

Pameran Otomotif IIMS Surabaya 2019, DFSK Perkenalkan Unit Glory i-Auto kepada Masyarakat Jawa Timur

Kemudian, pada sesi kedua diisi oleh Riska Timothy sebagai praktisi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan materi pencegahan pelecehan seksual pada individu special needs.

Hingga pada sesi terakhir, Ketua Forkasi Chapter Surabaya Rosita Simin menyampaikan metode-metode simbolik untuk mempermudah pemahaman para individu special needs.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved