PENGAKUAN Siswi Madrasah di Sidoarjo Nyaris Diculik, Pelaku Minta Tatap Mata Hingga Membentak Kasar

PENGAKUAN Siswi Madrasah di Sidoarjo Nyaris Diculik, Pelaku Minta Tatap Mata Hingga Membentak Kasar.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Lokasi percobaan penculikan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (5/11/2019). 

PENGAKUAN Siswi Madrasah di Sidoarjo Nyaris Diculik, Pelaku Minta Tatap Mata Hingga Membentak Kasar

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Ada fakta yang menarik dalam peristiwa percobaan penculikan yang terjadi di Jalan H Hasan Bajuri, Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.

Pasalnya korban yang berinisial AW (7) yang merupakan siswi kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum, Tambakrejo, Sidoarjo mengaku disuruh menatap mata pelaku penculikan.

Seolah berusaha menghipnotis korban agar mau menuruti keinginan dari pelaku.

Siswi Madrasah di Sidoarjo Nyaris Jadi Korban Penculikan, Sang Ibu Kaget, Khawatir Kondisi Anak

Siswi Madrasah di Sidoarjo Nyaris Jadi Korban Penculikan, Gerak-gerik Pelaku Dipergoki Wali Murid

Jambret di Bungurasih Sidoarjo Ditangkap Warga, Sempat Kembalikan Kalung Emas ke Korban

"Sebelum diteriaki dan dipanggil oleh ibu Rere, aku disuruh melihat dan menatap mata orang yang mau menculik aku. Tapi aku langsung lari ke arah Ibu Rere dan tidak menuruti omongannya," ujarnya polos kepada TribunJatim.com, Selasa (5/11/2019).

Ia mengaku orang yang berusaha menculiknya juga sempat mengeluarkan beberapa kata ancaman sembari membentak kasar.

"Orangnya sempat ngomong "Jangan dipedulikan omongannya ibu ibu itu. Lihat mata saya saja jangan lihat yang lain," tapi aku langsung kabur. Soalnya aku enggak kenal orangnya itu," jawabnya.

Ia pun mengaku sangat ketakutan saat didekati pelaku penculikan itu. Namun beruntung dirinya dapat selamat dari peristiwa percobaan penculikan itu.

Sementara itu, petugas kepolisian dari Mapolsek Waru telah datang ke lokasi kejadian dan rumah korban.

"Saya mendapat info tentang percobaan penculikan. Kita juga telah menurunkan anggota ke lokasi kejadian. Meski begitu kita belum menerima laporan adanya peristiwa itu," ucap Kapolsek Waru Kompol Saibani kepada TribunJatim.com.

Ia berharap agar peristiwa seperti ini tak terulang kembali.

"Oleh karenanya kita himbau kepada orang tua untuk mengawasi anaknya baik saat berangkat maupun pulang sekolah. Kita juga himbau kepada pihak sekolah untuk lebih mengawasi muridnya saat pulang sekolah. Tentunya ini menjadi perhatian berbagai pihak agar tetap berhati hati terhadap ancaman penculikan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved