Seragam Gratis dari Pemkab Jombang 'Cingkrang', Sejumlah SMP Kembalikan ke Dinas Pendidikan

Sejumlah SMP di Kabupaten Jombang, mengembalikan seragam olahraga gratis yang sebelumnya sudah dibagikan oleh Dinas Pendidikan

Seragam Gratis dari Pemkab Jombang 'Cingkrang', Sejumlah SMP Kembalikan ke Dinas Pendidikan
surya/sutono
Seragam olahraga gratis yang dipakai siswa sebuah SMP di Jombang yang kekecilan. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Sejumlah SMP di Kabupaten Jombang, mengembalikan seragam olahraga gratis yang sebelumnya sudah dibagikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pemkab Jombang, Selasa (5/11/2019).

Hal ini terjadi kareana pakaian yang merupakan bagian dari paket seragam gratis program Pemkab Jombang ini kebanyakan terlalu kecil untuk para siswa.

Seragam yang terdiri dari kaos dan celana training tersebut terlalu kecil dan kurang panjang, sehingga tak cukup saat dipakai para siswa SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Kepala Dindikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, tak menampik adanya pengembalian seragam yang kekecilan tersebut oleh sejulah sekolah.

(Seragam Gratis Jatim Tak Dianggarkan Tahun 2020, Dewan Pendidikan: Wali Murid Terlanjur Berharap)

Dia menyebut, ada sejumlah SMP sederajat yang mengembalikan pakaian yang tidak sesuai ukuran tersebut kepada Dindikbud.

Agus mengaku, sebelumnya sudah dia instruksikan, jika ada seragam tidak muat atau kekecilan agar dikembalikan ke dindikbud.

"Pengembalian dimulai sejak Senin kemarin. Untuk jumlahnya belum kami total. Tapi memang cukup banyak, hampir semua sekolah ada yang seragamnya kekecilan," terangnya kepada surya.co.id, Selasa (5/11/2019).

Selanjutnya, seragam yang dikembalikan oleh sekolah tersebut akan dikembalikan kepada pihak penyedia, agar segera ditukar sesuai dengan ukurannya.

Agus mengatakan, pengembalian ini dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (6/11/2019) besok.

"PPK (Pejjabat Pembuat Komitmen) sudah komunikasi dengan penyedia. Kami minta untuk diperbaiki atau diganti yang baru, sebab tadi saya juga datang di SMP 2 Megaluh, kurang panjang (cingkrang)," terangnya.

Agus berkilah, terjadinya kasus ukuran seragam kekecilan itu karena kesulitan pengukuran seragam.

“Memang susah itu. Namanya ukuran L, XL dan S itu kadang-kadang tidak sama untuk masing-masing orang,” kilahnya.

Reporter: Surya/Sutono

(Pemkab Tulungagung Janji Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa Baru Desember Depan)

Penulis: Sutono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved