Revitalisasi Pasar Besar Kota Malang Tak Jelas, Manajemen Matahari Departemen Store akan Dipanggil

Komisi B DPRD Kota Malang langsung melakukan hearing dengan sejumlah OPD pasca melakukan sidak di Pasar Besar pada Rabu kemarin.

Revitalisasi Pasar Besar Kota Malang Tak Jelas, Manajemen Matahari Departemen Store akan Dipanggil
SURYA/RIFKI EDGAR
Suasana dan kondisi Pasar Besar Kota Malang, Rabu (6/11/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Komisi B DPRD Kota Malang langsung melakukan hearing dengan sejumlah OPD pasca melakukan sidak di Pasar Besar pada Rabu kemarin.

Hearing tersebut membahas sejumlah persoalan seperti pembangunan Pasar Besar yang belum menemui kejelasan sampai sekarang.

Hingga persoalan berakhirnya kontrak Mall Alun-alun Kota Malang (Mall Ramayana) yang akan berakhir pada 15 November mendatang.

Mengingat pasca kebakaran yang melanda Pasar Besar tiga tahun lalu, kondisi pasar tersebut kini sangat memprihatikan.

(Kontrak Mall Ramayana Kota Malang Habis Bulan Ini, DPRD Minta Dibuatkan Malang Creative Center)

Mulai dari kondisinya yang kurang bersih, banyak fasilitas yang mulai rusak, sehingga banyak dikeluhkan oleh para pedagang.

Pedagang pun hingga kini banyak yang berharap, bahwa pasar yang terletak di jantung Kota Malang ini bisa ramai kembali seperti dulu kala.

Banyak pedagang menilai, semenjak Mall Matahari ini tutup, omset penjualannya juga ikut berkurang.

Pemkot Malang pun hingga kini juga berupaya untuk mencari titik tengah dalam proses pembangunan Pasar Besar ini.

Dikarenakan, Pasar Besar masih terikat perjanjian dengan pihak Matahari Departemen Store hingga tahun 2034 mendatang.

Berbagai macam upaya juga telah dilakukan oleh Pemkot Malang seperti melakukan uji forensik bangunan dengan berbagai kampus seperti Universitas Brawijaya.

Halaman
123
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved