PermataBank Klaim Rasio NPL Lebih Terkendali di Kuartal Ketiga 2019

Pada tahun 2019 khususnya di kuartal ketiga, PermataBank menyebut Rasion Non Performing Loan (NPL) semakin terkendali dan membaik.

PermataBank Klaim Rasio NPL Lebih Terkendali di Kuartal Ketiga 2019
ISTIMEWA
Ridha DM Wirakusumah sebagai Direktur Utama PermataBank menyebut kinerja PermataBank terus menguat di Kuartal Ketiga 2019. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pada tahun 2019 khususnya di kuartal ketiga, PermataBank menyebut Rasion Non Performing Loan (NPL) semakin terkendali dan membaik.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PermataBank, Ridha DM Wirakusumah.

"Rasio Non Performing Loan (NPL) gross dan Rasio Non Performing Loan (NPL) net di September 2019 semakin membaik secara signifikan masing-masing di posisi 3,3 persen dan 1,2 persen dari 4,8 persen dan 1,7 persen pada September 2018," kata Ridha DM Wirakusumah, Selasa (12/11/2019)

Dijelaskan dengan rinci oleh Ridha DM Wirakusumah, sebagai perbandingan, Rasio Non Performing Loan (NPL) gross dan Rasio Non Performing Loan (NPL) net pada bulan Desember 2018 ada di posisi 4,4 persen dan 1,7 persen.

Semua angka tersebut terus terjaga dibawah ketentuan regulator.

Demi Jaga Stamina Saat Mengamen, Pemuda Surabaya Ini Konsumsi Sabu Akhirnya Ditangkap Polisi

"Rasio NPL coverage tetap terjaga baik di level 164 persen, walaupun relatif turun dari 189 persen pada periode yang sama tahun lalu dan 176 persen pada Desember 2018. Pencapaian ini sejalan dengan perbaikan kualitas aset usaha dan kehati-hatian dalam memitigasi potensi kerugian kredit," ujar Ridha DM Wirakusumah.

Keseluruhan biaya operasional terkontrol dengan baik, meningkat sejalan dengan rentang inflasi pada level 3,0 persen year-on-year.

Rasio BOPO pada bulan September 2019 membaik secara signifikan menjadi 87 persen dari 96 persen pada bulan September 2018, sebagai hasil dari penurunan biaya pencadangan kerugian kredit dan efisiensi biaya operasional ditengah tekanan inflasi.

"Bahkan, Rasio Loan-to-Deposit (LDR) tercatat pada level 88% di bulan September 2019. Tahun lalu LDR berada di 91 persen dan 90 persen pada bulan Desember 2018. Angka ini menunjukan likuiditas bank yang kuat dan sejalan dengan upaya Bank dalam menjaga keseimbangan dalam penyaluran pinjaman yang maksimal dan likuiditas secara optimal untuk mendukung pertumbuhan kredit di masa yang akan datang," paparnya.

Tercium Aroma Korupsi di Balik Ambruknya Atap SDN Gentong, Ada ASN yang Berpotensi Jadi Tersangka

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved