Breaking News:

Tercium Aroma Korupsi di Balik Ambruknya Atap SDN Gentong, Ada ASN yang Berpotensi Jadi Tersangka

Kombes Pol Frans Barung Mangera memperkirakan tersangka baru nantinya berjumlah lebih dari satu orang & berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Elma Gloria Stevani
ISTIMEWA
Dedi Seto dan Sutaji saat dikeler ke Halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jawa Timur akan menetapkan tersangka tindak pidana korupsi atas ambruknya atap kelas SDN Gentong di Kota Pasuruan.

Adapun penetapan tesangka didasarkan pada dua alat bukti yang ada.

Alat bukti pertama adalah hasil uji laboratorium forensik Polda Jawa Timur.

Dan, alat bukti kedua yakni, tersangka awal yang bertanggungjawab atas bahan kontruksi material bangunan kelas yang ambruk.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, bergulirnya proses hukum atas ambruknya bangunan sekolah tersebut tak sebatas berhenti pada penetapan tersangka dari pihak pelaksana.

Cuaca Surabaya Sedang Panas, Founder SZ Model Management Bagikan Tips Berhijab Nyaman nan Stylish

Tidak menutup kemungkinan kasus tersebut juga bakal menyeret pihak perencana proyek pembangunan renovasi sekolah tersebut.

"Kalau tindak pidana korupsi (Tipikor) itu menyangkut 2 hal yang sudah saya jelaskan. Yakni mereka yang merencanakan dan yang melaksanakan," kata Kombes Pol Frans Barung Mangera pada awak media di Mapolda Jatim, Selasa (12/11/2019).

Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, jika melihat hasil data pemeriksaan yang dihimpun penyidik proyek tersebut berlangsung secara sembarangan.

Tanpa pengawasan dan tidak sesuai dengan rancangan anggaran yang semestinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved