Bedah Rumah Tak Layak Huni Warga Kurang Mampu Intensif Dilakukan di Nganjuk

Program bedah rumah kurang layak huni warga kurang mampu intensif dilakukan di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Bedah Rumah Tak Layak Huni Warga Kurang Mampu Intensif Dilakukan di Nganjuk
istimewa
Anggota Kepolisian bersama Babinsa serta warga melakukan gotong royong bedah rumah tak layan huni milik Kendar, warga Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Program bedah rumah kurang layak huni warga kurang mampu intensif dilakukan di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Kali ini bedah rumah dilakukan jajaran Kepolisian Sektor Ngronggot Polres Nganjuk bersama anggota Babinsa serta warga terhadap rumah milik Kendar, Warga Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

Kapolsek Ngronggot Polres Nganjuk, AKP Sugeng Suharyono melalui Kasubag Humas Polres Nganjuk AKP M Sudarman mengatakan, program bedah rumah kurang layak huni merupakan salah satu bentuk bakti sosial kepedulian terhadap warga kurang mampu dari jajaran Kepolisian dan TNI.

Disamping itu, kegiatan bedah rumah kurang layak huni warga kurang mampu dilakukan untuk membantu Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

"Jadi kegiatan bedah rumah kurang layak huni ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap warga kurang mampu sekaligus membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk," kata Sugeng Suharyono kepada Tribunjatim.com, Minggu (17/11/2019).

Puting Beliung dan Hujan Deras Terjang Jember, 15 Bangunan Rusak

Petinju Daud Yordan Menang TKO Ronde 8, Michael Mokoena Alami Cedera Bahu

Jika Aurel Hermansyah Minta Nikah Muda, Krisdayanti Menghela Napas: Hargai Sebuah Lembaga Perkawinan

Disamping itu, menurut Sugeng Suharyono, selain menggelar kegiatan bedah rumah kurang layak huni, pihaknya juga memberikan bantuan jamban yang memadai. Dengan demikian warga kurang mampu juga terjaga kesehatanya dengan memiliki jamban yang bersih.

"Tentunya pemberian bantuan jamban memadai ini untuk menjaga kesehatan warga dan tidaklagi mandi dan buang air disungai," ucap Sugeng Suharyono yang juga didampingi Bhabinkamtibmas Desa Klurahan, Aiptu Yuli Hermawan.

Oleh karena itu, ungkap Sugeng Suharyono, pihaknya berharap program bedah rumah kurang layak huni dan bantuan jamban untuk mandi tersebu dapat memberi manfaat besar bagi warga kurang mampu. Dan program tersebut akan terus dilakukan mengingat masih banyak rumah kurang layak huni dari warga kurang mampu di Nganjuk khususnya di wilayah Kecamatan Ngronggot.

"Dan program itu akan terus kami lakukan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa," tutur Sugeng Suharyono. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved