Angin Puting Beliung Terjang Ngawi, Kantor BKD & Pajak Pemkab Rusak Berat, Aktivitas Kantor Lumpuh
Angin Puting Beliung Terjang Ngawi, Kantor BKD & Pajak Pemkab Rusak Berat, Aktivitas Kantor Lumpuh.
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Sudarma Adi
Angin Puting Beliung Terjang Ngawi, Kantor BKD & Pajak Pemkab Rusak Berat, Aktivitas Kantor Lumpuh
TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Sejak hujan pertama setelah kemarau panjang, wilayah Ngawi diobrak-abrik angin puting beliung yang berhembus bersamaan turunnya hujan lebat memasuki musim penghujan.
Awalnya angin puting beliung mengabrak abrik perkampungan dan alun alun, sehingga seluruh pedagang yang ditempatkan di alun alun morat marit, rata dengan tanah diterjang angin puting beliung.
• Hujan Deras & Angin Kencang Kembali Terjang Ngawi, 2 Orang Tertimpa Pohon, Tower Stasiun Radio Roboh
• Desainer Ulfa Mumtaza Sulap Batik Motif Fosil Wojo dari Ngawi Jawa Timur Jadi Gaun Pesta Glamor
• Jalan Kaki Ngawi-Surabaya, Anggota Banser Ingin Bertemu Gubernur Jatim, Sampaikan Pesan Ibunya
Dan Minggu (24/11) sore, hujan lebat turun yang disertai angin puting beliaung menyapu sejumlah perkantoran milik Pemkab Ngawi, diantaranya yang rusak berat kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kantor Pelayanan Pajak.
Di kedua kantor yang mengalami rusak parah itu, tidak hanya genting dan risplang tapi juga isi dari kedua gedung itu rusak tertimpa material atap.
Kedua kantor yang rusak parah itu BKD dilantai dua, dan kantor Pelayanan Pajak dilantai 1 dilimgkungan Pemkab Ngawi.
Akibat hujan disertai angin itu, kegiatan perkantoran di Kabupaten Ngawi sebagian lumpuh, tidak bisa melakukan kegiatan pelayanan.
Seluruh peralatan yang dimiliki di kedua perkantor itu mengalami kerusakan cukup parah, sehingga kegiatan perkantoran lumpuh total.
Bahkan sesaat setelah kedua gedung itu gentingnya diterbangkan puting beliaung, tak satu pun orang yang berani masuk ke gedung perkantoran itu, karena kabel listrik bergelantungan, mereka takut terkena strum.
Sesuai keterangan warga, hujan disertai angin puting beliung itu membawa korban seorang pedagang kaki lima yakni Sunarno (57) warga Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, tertimpa pohon roboh saat berjualan di depan keduan perkantoran itu.
Sunarno mengalami patah tulang tangan bagian kanan, kini korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi.
"Saya tidak tahu kejadian persisnya gimana, pas saya memegang layar karena hujan angin dan hujan es, tiba tiba angin kencang datang dan saya sudah tidak ingat lagi, dan tahu tahu dirumah sakit,"ungkap Sunarno ketika di konfirnasi di RSU Widodo Ngawi.
Kepala Inspektorat Pemkab Ngawi Yulianto Kusprasetyo, dikonfirmasi membenarkan, dampak hujan angin yang menyapu genting sejumlah itu mengakibatkan sejimlah kantor Pemkab Ngawi rusak.
"Rata rata kerusakan alat alat kantor, akibat tertimbun material atap. Sehingga terpaksa aktifitas perkantoran diliburkan dan kegiatan lumpuh,"kata Inspektorat Yulianto, seraya mengatakan saat ini Pemkab Ngawi masih membetulkan kabel kabel yang berserakan seperti di ruang kantor keuangan dan pajak.
Tak hanya perkantoran, taman yang berada di belakang pendopo juga rusak parah. Sekuruh fasilitas yang ada di pendopo rusak.
Bahkan gasebo di taman pendopo bupati yang beratap genteng kaca terbang beberapa meter. Dan pecahan kacanya berserakan di taman pendopo.
Tidak hanya perkantoran dan taman pendopo bupati tetapi juga merusak rumah warga dan sebagian perkantora