Sulap Batik Jadi Lebih Modern, Mahasiswa Industri Kreatif UBAYA Rancang Batik Mudah di Mix and Match

Mahasiswa Industri Kreatif Universitas Surabaya telah meluncurkan motif kain batik yang mengabsorsi cerita ikonik Jawa Timur, yakni cerita Panji.

Sulap Batik Jadi Lebih Modern, Mahasiswa Industri Kreatif UBAYA Rancang Batik Mudah di Mix and Match
surya/ahmad zaimul haq
Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mahasiswa Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) telah meluncurkan motif kain batik yang mengabsorsi cerita ikonik Jawa Timur, yakni cerita Panji.

24 moti kain batik yang merupakan absorsi dari cerita Panji di berbagai daerah itu, lalu dirancang juga menjadi busana yang mudah di mix and match.

"Karena kan misi kami dalam projek ini membuat batik itu lebih bisa dipakai dalam acara apapun, termasuk untuk nge-mall. Jadi, desainnya dibikin simple, supaya lebih mudah di mix and match," papar Prayogo, Dosen Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA), mewakili mahasiswanya.

Mahasiswa Industri Kreatif UBAYA Absorpsi 24 Cerita Panji dalam Desain Kain Batik

Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019).
Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019). (surya/ahmad zaimul haq)

Jambret Modus Pepet Motor Kabur dan Melawan, Polisi Tembak Kaki Pria ini dengan Timah Panas

Menjadikan Jepang sebagai kiblat rancangannya, Prayogo memaparkan, look yang diusung para mahasiswanya lebih ke casual-sporty.

Busana rancangan mahasiswa Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) tampak daoat dipadupadankan dengan sweater, skinny jeans, asimetri dress dan outer berbahan drill.

Untuk kain batiknya, menggunakan bahan katun, supaya lebih nyaman dikenakan.

Busana rancangan mahasiswa Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) semester 7 dan 8 itu, juga telah dipamerkan dalam helatan East Java Fashin Harmony 2019.

Dalam peragaan busananya, karya mahasiswa Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) itu satu panggung dengan beberapa desainer Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Timur, antara lain Lia Afif, Ulfa Mumtaza, dan Gita Orlin.

Selain itu, di panggung yang sama juga ditampilkan karya dari desainer kawakan Indonesia, Ivan Gunawan.

Jambret Modus Pepet Motor Curi Tas, Korban Balas Pepet hingga Keduanya Jatuh Terjerembab di Aspal

Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019).
Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019). (surya/ahmad zaimul haq)
Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019).
Mahasiswa semester akhir Industri Kreatif Universitas Surabaya (UBAYA) memamerkan desain motif batik buatannya dan rancangan busana batiknya dalam East Java Fashion Harmony, Kamis (21/11/2019). (surya/ahmad zaimul haq)
Penulis: Hefty Suud
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved