Breaking News:

ISTTS Gelar Wisuda Pertama Setelah Ganti Nama

iSTTS menggelar wisuda pertamanya setelah berganti nama dari STTS di Sheraton Hotel, Kamis (28/11/2019).

SURYA.CO.ID/SULVI SOFIANA
Para Wisudawan iSTTS saat mengikuti prosesi wisuda di Sheraton Hotel, Kamis (28/11/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (iSTTS) menggelar wisuda pertamanya setelah berganti nama dari Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) di Sheraton Hotel, Kamis (28/11/2019).

Rektor iSTTS, Arya Tandy mengungkapkan sebanyak 167 wisudawan dari dua Fakultas yaitu Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Desain dikukuhkan.

Dengan masa tunggu kerja 0 hingga satu bulan, menurutnya lulusan iSTTS akan mampu beradaptasi dengan baik di dunia kerja.

"Praktikum kami kuat, praktikum ini memberikan fasilitas bagi mahasiswa untuk lebih siap di dunia kerja. Jadi begitu selesai kuliah akan lebih siap dibandingkan lulusan lain,"urainya.

Selain itu, menurutnya iSTTS memiliki spesialisasi multimedia dan teknologi game yang menjadi salah satu kompetensi unggulan.

"Pesan saya, semoga wisudawan bisa lebih mengembangkan diri dalam pekerjaan di bidang sains teknik dan desain,"pungkasnya.

Wisudawan terbaik dari prodi S1 Sistem Informasi Bisnis, Benyamin Limanto mengungkapkan selama pembelajaran di iSTTS ia sangat terbantu dengan banyaknya tugas kuliah.

Jasad Edi Wahyudi asal Ponorogo yang Tenggelam di Sungai Brantas Akhirnya Ditemukan

Kejari Belum Ambil Tindakan Penahanan Mantan Kepala Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Mojokerto

"Sikap disiplin, tanggung jawab menjadi hal yang dilatih dengan banyaknya jadwal kuliah dan tugas,"ujar pria yang meraih IPK 3,96 ini.

Iapun bersyukur bisa mendapat predikat wisudawan terbaik, pasalnya banyak julukan plesetan dari kampusnya yang menunjukkan sulitnya lulus.

BPJS: 50 Persen Peserta Kesehatan Mandiri di Situbondo Nunggak Bayar Iuran

"Empat tahun kuliah saya jalani tidak sia-sia, banyak perjuangan untuk bisa menyelesaikan berbagai tugas hingga tuntas tugas akhir. Dengan ritme kuliah tersebut, membut saya lebih siap dengan dinamika dunia kerja," urai pria yang memiliki perusahaan Software House dengan klien dari dalam dan luar negeri dan dikelola bersama teman-temannya ini.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved