Bupati Mas Ipin Tekankan Pentingnya Inovasi dan Kolaborasi dalam Peringatan HUT Korpri Ke-48

Hadiri HUT Korpri ke-48, Bupati Mas Ipin menegaskan pentingnya sikap inovatif dan kolaboratif dalam menjalankan pemerintahan, Jumat (29/11/2019).

Bupati Mas Ipin Tekankan Pentingnya Inovasi dan Kolaborasi dalam Peringatan HUT Korpri Ke-48
ISTIMEWA
Bupati Mas Ipin bersalaman dengan para pegawai usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Ke-40, Jumat (29/11). 

TRIBUNJATIM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan pentingnya sikap inovatif dan kolaboratif dalam menjalankan pemerintahan.

Dengan pemanfaatan teknologi, sikap itu akan mewujudkan pelayanan masyarakat yang maksimal. Inovasi dan kolaborasi juga penting memasuki era revolusi industri 4.0.

Hal itu ia sampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Ke-48, Jumat (29/11).

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Episode Terakhir Jumat, 29 November 2019, Tayang di ANTV

Presiden Jokowi Terbitkan Perpres Tiga PSN Jawa Timur, LRT/MRT Gerbangkertasusila Segera Terwujud

"Kita ini tidak punya ruang anggaran yang banyak, dan kita juga masih mengandalkan dana transfer daerah. Maka, saya berharap semua yang dari pusat itu digunakan untuk infrastruktur yang dasar," kata bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Dengan sikap inovatif dan kolaboratif, kata dia, pembangunan dapat terlaksana tanpa selalu mengandalkan APBD.

Caranya, antara lain, dengan partnership. Misalnya, pemerintah bisa menawarkan tempat-tempat strategis untuk dikerjasamakan dengan pihak swasta.

"Kita juga harus membangun infrastruktur yang bisa menjadi pemicu dan pemacu pertumbuhan ekonomi daerah," tuturnya.

Modus Iming-iming Duit Rp 250 Ribu, Pria Pemilik Warkop Asal Tulungagung Rudapaksa 6 Bocah Lelaki

Kementerian ESDM Jadwalkan Deadline Pendaftaran CPNS 2019 hingga 1 Desember, Ayo Buruan Daftar!

Menurut Mas Ipin, dengan partnership, perancangan dan perencanaan pembangunan bisa berjalan tanpa harus pakai dana APBD.

Ia mencontohkan, perencanaan pengembangan Pantai Mutiara, Hutan Mangrove, dan beberapa spot wisata lain di Trenggalek bisa didapat secara gratis dari pihak lain.

"Termasuk dengan pembangunannya, karena bisa melibatkan investor maupun pembiayaan dari masyarakat dengan menggunakan sistem crowdfunding," ucap bupati termuda yang saat ini menjabat itu.

6 Fakta Janda Hamil Dibunuh Siswa SMA Bojonegoro, Ada Hubungan Asmara, Pelaku Tak Mau Tanggung Jawab

BREAKING NEWS - Massa Ormas Demo di Depan Gedung Grahadi, Tuntut Sukmawati Ditangkap dan Diadili

Ke depannya, ia berharap urusan-urusan yang bukan wajib pemerintahan dan punya nilai komersil bisa berjalan dengan skema partnership dan kolaborasi.

"Sedangkan yang lain-lain, kita bisa bangun melalui APBD, termasuk kita pernah dengan komunitas membuat festival gagasan," ungkapnya.

Harapan lainnya, inovasi yang muncul dari masyarakat juga akan ditangkap oleh pemerintahan. Jadi tak semata-mata inovasi wujud buah pikir para Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kalau bagus, kenapa tidak kita angkat menjadi program pemerintah? Dengan menyampaikan bawasannya itu inisiatif dari masyarakat," ucap Mas Ipin. (SURYA/Aflahul Abidin)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved