Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Penganiaya Bocah 4 Tahun
Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya terus mendalami dugaan penganiayaan seorang bocah 4 tahun berinisial JA
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya terus mendalami dugaan penganiayaan seorang bocah 4 tahun berinisial JA warga Pacar Kembang Surabaya.
Meski sudah memeriksa keluarga YG termasuk bude JA, polisi tak ingin gegabah. Penyidik masih akan memeriksa beberapa saksi lain seperti dokter RSUD Dr. Soetomo Surabaya
"Kami akan memeriksa saksi tambahan untuk melengkapi petunjuk atas dugaan tersebut. Jadi kami belum bisa memastikan untuk saat ini," kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni kepada Tribunjatim.com, Minggu (1/12/2019).
Sebelumnya, sejak hari Sabtu (30/11/2019) penyidik PPA yang mendapat limpahan laporan itu sehari sebelumnya, langsung tancap gas melakukan pemeriksaan.
Total, ada sekitar enam saksi yang sudah diperiksa polisi yakni, pelapor (dokter yang menangani JA), ibu JA, JA, serta Pakde dan Bude dari JA.
• Kisah Pilu Dina Oktavia, Putar Otak Sambung Hidup Pilih Tak Bekerja Fokus Rawat Anaknya
• Terekam CCTV, Satu dari Dua Pelaku Pencurian Motor di Kapasan Surabaya Diringkus Polisi
"Kami akan periksa lagi dokter di IRD untuk tambahan keterangan," tambah Ruth kepada Tribunjatim.com.
Disinggung terkait keterangan saksi yang menjurus terhadap fakta penganiayaan, Ruth belum dapat membeberkan hal tersebut.
"Sabar ya, masih kami dalami. Yang pasti kami tidak gegabah dan profesional dalam setiap proses lidik maupun sidik," tandasnya. (Firman/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-anak_20171113_205521.jpg)