Berita Entertainment
Bobby Nasution Daftar Jadi Calon Cawalkot Medan, Soetarto: Tetap akan Mengikuti Mekanisme yang Ada
Suami dari Kahiyang Ayu ini telah maju sebagai calon wali kota Medan, Sumatera Utara, pada Pilkada Serentak 2020.
Sosok Bobby Nasution
Sebelum terjun ke dunia politik, Bobby Nasution dikenal sebagai pengusaha.
Ia mengawali karirnya sebagai pengusaha di bidang properti dan bergabung di Takke Group.
Namanya menjadi perbincangan sejak menjadi menantu Presiden Jokowi, suami dari Kahiyang Ayu.
Bobby Nasution ternyata bukanlah orang sembarangan.
Diketahui, ia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV, Erwin Nasution.
• Momen Mesra Kahiyang Ayu & Bobby Nasution yang Tertangkap Kamera, Beri Bunga hingga Nyanyi Bersama
Bobby Nasution merupakan lulusan dari Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB) sekaligus mengambil pendidikan master.
Bobby Nasution juga pernah menjadi manger dari klub sepak bola Medan Jaya.
Sejak usia 20 tahun, Bobby Nasution ia memulai dengan merenovasi rumah untuk dijual kembali.
Hingga akhirnya ia bisa terlibat dalam pembangunan beberapa rumah dan terlibat proyek Malioboro City di Yogyakarta.
Di Takke Group, Bobby Nasution memiliki saham 10-20 % dan menjabat sebagai Direktur Marketing sejak November 2016 lalu. (TribunNewsmaker.com/Desi Kris)
• Mengintip Potret Rumah Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, dari Ruang Keluarga hingga Kamar Sedah Mirah
Bagaimana Nasib Akhyar Nasution usai Bobby Nasution Daftar ke PDIP ? Begini Kata Soetarto
Menantu Presiden Jokowi yang juga Bakal Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengembalikan formulir ke Sekretariat DPD PDIP Sumut, Jalan Djamin Ginting, Medan, Selasa (3/12/2019).
Bobby merupakan satu dari 14 nama tokoh baik dari internal partai dan eksternal partai yang mendaftar ke partai berlambang banteng itu, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan,l petahana Akhyar Nasution.
Saat ditanyakan mengenai posisi Akhyar Nasution pasca Bobby mengembalikan formulir, Sekretaris DPD PDIP Sumut, Soetarto mengemukakan semua tokoh yang mendaftar memiliki peluang yang sama.