Direktur Network Telkomsel Jadi Dosen Tamu di PENS, Bahas Perkembangan Industri Digital
Direktur Network Telkomsel Iskriono Windiarjanto menyampaikan kuliah tamu kepada sekitar 500 mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) d
Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Direktur Network Telkomsel Iskriono Windiarjanto menyampaikan kuliah tamu kepada sekitar 500 mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) di auditorium Pasca Sarjana PENS, Jumat (6/12).
Kuliah tamu itu mengangkat tema 'Building Digital Capability toward Sustainability Growth'.
Dalam kesempatan tersebut Iskriono Windiarjanto menyampaikan persoalan mengenai masa depan telekomunikasi seluler di Indonesia. Khususnya teknologi 5G dan Industry 4.0.
Meskipun membahas persoalan yang tak sederhana, namun suasana kuliah tamu tampak semringah. Iskriono menyampaikan materi dengan gaya yang sederhana, tapi to the point.
Sehingga tak membosankan bagi mahasiswa. Tak heran jika anak-anak muda calon pemimpin bangsa itu terlihat sangat antusias.
Di sela kuliah tamu, Iskriono juga memberikan kuis. Tentu saja mengenai industri telekomunikasi tanah air dan perkembangannya sangat pesat.
Lebih spesifik lagi, mengenai bagaimana membangun industri digital menuju pertumbuhan yang berkelanjutan. Meski pertanyaan yang dilontarkan lumayan susah, tapi mereka bisa jawab.
• Dispudpar Jatim Luncurkan Kalender Wisata, Semarakkan Even Budaya Jatim 2020
• Mengenal Sosok Ipda BJ Handoko, Polisi yang Bantu Wanita Bojonegoro Melahirkan di Tepi Jalan Hutan
“Kenapa frekuensi 3.5 Gigahertz gak bisa dipakai di Indonesia? Padahal di dunia pakai frekuensi 3.5 Gigahertz?” tanya Iskriono.
Salah satu pertanyaan rumit itu ternyata bisa dijawab oleh mahasiswa PENS. Iskriono pun memujinya.
“Kalian memang cerdas dan smart,” puji Iskriono disambut tepuk tangan peserta kuliah tamu.
Iskriono melanjutkan, saat ini Telkomsel sudah memiliki lebih dari 209 ribu BTS (base transceiver station). Market share operator merah putih itu juga sudah menembus 60 persen lebih.
“Sinyal kita sudah bisa dirasakan seluruh rakyat Indonesia, dari ujung timur ke ujung barat,” paparnya.
Iskriono melanjutkan, Telkomsel memiliki tanggung jawab untuk mendukung pengembangan dan implementasi teknologi terkini di tanah air, yaitu teknologi 5G.
“Kita udah masuk era teknologi 5G . Apa sih tantangannya ? Faktor utamanya adalah kesediaan fiber optic,” jelasnya.
Keberhasilan dari operator telekomunikasi, lanjut Iskriono, adalah menggelar fiber optic untuk kebutuhan seluler. Dalam konteks bisnis, menggelar solusi digital 5G tersebut tidak murah dan tidak mudah.
“Apa yang mendorong 5G ? Survei dan fakta di dunia telekomunikasi, industri telekomunikasi itu sangat sensitif dengan teknologi baru,” ujar Iskriono.
Kuliah tamu kemarin juga langsung dihadiri Direktur PENS Dr. Zainal Arief, ST., MT.
Di penghujung kuliah tamu, tak lupa Iskriono Windiarjanto memberikan cendera mata kepada Zainal Arief.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-dirut-network-telkomsel-beri-kuliah-umum-di-pens.jpg)