Mahasiswa Unesa Suguhkan Busana 'Dimensions', Usung Busana Kontras Genesis Hingga Flash

Mahasiswa Unesa Suguhkan Busana 'Dimensions', Usung Busana Kontras Genesis Hingga Flash.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Model memeragakan busana karya mahasiswa D3 tata Busana Universitas Negeri Surabaya dalam show cipta karya busana XVII bertema Dimensions di atrium Lenmarc Mall, Minggu (8/12). Dimensions mempresentasikan 4 sub tema yaitu: Genesis, Flash, Dose dan Ethos. 

Mahasiswa Unesa Suguhkan Busana 'Dimensions', Usung Busana Kontras Genesis Hingga Flash

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mahasiswa D3 Tata Busana 2017 Universitas Negeri Surabaya menunjukkan eksistensi dan kreativitas dalam Cipta Karya Busana di Lenmarc Mall Surabaya, Minggu (8/12/2019). 

Tema ‘Dimensions’ diangkat ke dalam 36 rancangan busana. Artinya dapat mempresentasikan dimensi waktu dan ruang yang berbeda-beda. 

“Cipta karya D3 Busana XVII Unesa mengangkat tema dimensi. disetiap sub tema menggambarkan suasana dunia yang sangat kontras, berbeda antara satu dengan yang lainnya,” ungkap Imami Arum, Dosen Pembimbing, Lenmarc Mall Surabaya, Minggu (8/10/2019). 

Terinspirasi Brand Internasional, Mahasiswa ISTTS Sulap Bahan Daur Ulang Jadi Busana Piknik

40 Desainer Etnura Kreasikan Kain Khas Jawa Timur Jadi Busana Ready to Wear, Juga Gaun Pesta

Desainer Lia Afif Pamerkan Busana Flaming Dusk, Ajak Pemakai Busana Menari Bersama Senja

Sub tema ‘Dimensions’ diantaranya yaitu Genesis yang menceritakan sejarah masa lampau manusia purbakala, fossil dan bencana masa lalu. 

Selanjutnya yaitu Flash, memiliki arti semangat menari di lantai dansa dengan mengusung era 80’an.

Diibaratkan sebagai masa mendatang, Sub tema dose menggambarkan kecanggihan teknologi dunia virtual masa depan. 

Terakhir yaitu Ethos, memiliki arti masa kini dengan memilih sumber inspirasi dari alam seperti ilalang dan warna tanah. 

“Ethos menggunakan warna tanah dengan mengedepankan bahan yang ramah lingkungan atau sustainable fashion. Intinya terinspirasi dari alam,” tambah Imami. 

Sub tema Ethos tergambar dalam karya busana milik mahasiswa D3 Tata Busana 2017, Fitri Hardiyanti yang terinpirasi dari gedung kuno Kota Semarang, Lawang Sewu. 

“Situs Lawang Sewu memiliki banyak jendela dan pintu. terlihat pada pola gaun bagian bawah yang saya gambarkan pintu utama dan terlihat semakin kecil dan jauh menyerupai lorong,” tandasnya. 

Sedangkan Cape bagian atas gaun dibuatnya pola kotak yang diambil dari lantai dan atap lawang sewu. 

Membutuhkan waktu hampir tiga bulan, gaun bertema internasional ini menggunakan bahan valentino. Terlihat mengkilap seperti bangunan Lawang Sewu dengan warna coklat kemerahan. 

Penulis: Mayang Essa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved