Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Komitmen Putus Tali Rantai Peredaran Narkoba

Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota meringkus enam tersangka penyalahgunaan sabu - sabu dan sejenisnya selama sepekan.

(Surya/Galih Lintartika)
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander menunjukan barang bukti narkoba 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota meringkus enam tersangka penyalahgunaan sabu - sabu dan sejenisnya selama sepekan.

Enam tersangka diamankan bersama barang buktinya. Dari keenam tersangka, polisi menyita barang bukti sabu sekitar 9 gram dan pil double L.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memutus tali rantai peredaran narkoba di Pasuruan.

Menurut dia, peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan kota ini sudah sangat marak sekali.

Dikategorikan marak, menurut AKBP Dony Alexander, karena melihat hasil penangkapan. Dijelaskannya, jika dilihat statistik penjual dan pembeli lumayan banyak.

"Kami akan bekerjasama dengan stakeholder terkait untuk bisa memberantas jaringan narkoba di Kota Pasuruan," katanya kepada Tribunjatim.com.

Ia mengaku akan melibatkan semua pihak mulai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintahan Kota Pasuruan untuk bisa bersama - sama menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Pasuruan.

"Katakan No untuk narkoba. Kami akan melakukannya sesuai prosedur. Bisa jadi Preventif dan represif,"jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Disampaikannya, pihaknya akan juga terus mengintensifkan cangkrukkan. Ia menyebut, cangkrukkan merupakan salah satu upaya preventif.

"Kalau represif, kami akan terus menangkap pengguna, pengedar dan kalau bisa bandar yang berani mengedarkannya di Kota Pasuruan," pungkas dia. (lih/Tribunjatim)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved