Pria Muda Surabaya Nekat Copet Ponsel di Konser Musik, Kepergok Polisi saat Mau Jual Handphonenya
Pria muda Surabaya nekat copet ponsel di konser musik. Kepergok polisi saat mau jual handphonenya
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi pencopetan di konser hiburan diungkap Unit Reskrim Polsek Genteng Surabaya.
Pencopet bernama M Tohe (20) warga Wiyung Surabaya itu ditangkap saat menjual handpone milik korban.
Aksi itu terjadi, Minggu (24/11/2019) malam.
• Emosi Warga Ada Pencopet Kalung Kabur Tabrak Pengendara Motor di Sidoarjo, Babak Belur Dihajar Massa
Saat itu, korban sedang asyik menikmati konser di Grand City Surabaya.
Handphone korban, dimasukkan ke dalam sakunya dan ia larut dalam irama musik yang disuguhkan penyanyi ibu kota.
Saking asyiknya, korban tak sadar jika handphone Samsung J7 Prime miliknya dicopet oleh pelaku.
• Hobi Nyeleneh Sutarji asal Tulungagung, Koleksi Benda Peninggalan Orang Mati Demi Bertemu Hantu

• Kisah Kakek Tulungagung Koleksi Benda Orang Mati Demi Ketemu Hantu, Simpan Keranda-Ambil Batu Angker
"Korban baru sadar saat merogoh sakunya dan mendapati handponenya sudah raib," beber Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Agus Istianto, Rabu (18/12/2019).
Lebih lanjut, Agus menyebut jika pelaku ditangkap pada Minggu (15/12/2019) malam saat hendak menjual handpHone hasil curiannya.
"Ditawarkan via Facebook dan kami lakukan undercover dibantu korban," tambahnya.
• VIRAL Tanah Bergoyang Rawa Jali Jombang Bak Panggung Dangdut, Bikin Warga Penasaran, Dulu Bekas Rawa

• VIRAL Penyebab Kakek Mati Berdiri & Leher Tertancap Pagar Tetangga, Sempat Pamit Istri Terakhir Kali
Dari hasil interogasi, Agus menyebut telah lebih dari tiga kali beraksi di saat konser di wilayah Surabaya.
Ia tak sendirian saat melancarkan aksinya.
"Kami masih buru beberapa temannya. Pengakuannya lebih dari tiga kali. Masih kami kembangkan," tandasnya.
• Museum Nyeleneh Sutarji Tulungagung, Simpan Benda Orang Mati dari Keranda Mayat hingga Tali Pocong
• Kisah Remaja 16 Tahun Mau Bertemu Ayah di Blitar, Malah Dicopet Dompet & Ponsel, Terlantar di Kediri