Terpopuler
TERPOPULER JATIM: Percakapan Terakhir Bripda Fredi hingga Janda Surabaya Babak Belur Dihajar Pacar
Percakapan terakhir Bripda Fredi dan sang kakak sebelum tewas di Gunung Ringgit hingga janda Surabaya babak belur dihajar pacar sendiri.
Setelah menggerebek sebuah rumah bordir yang ada di jalan raya Malang-Blitar, tepatnya di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, kini Polres Blitar kembali membongkar kasus serupa.
Tak jauh beda dengan yang diungkap sebelumnya, rumah digerebek Polres Blitar, Senin (16/12) malam kemarin itu, juga menyediakan beberapa kamar buat pasangan mesum.
Saat digerebek malam kemarin, petugas mendapati tiga dari enam kamar yang tersedia itu, ada penghuninya.
Ketiga pasangan itu diduga bukan suami istri melainkan pasangan muda-mudi yang lagi memadu kasih.
Rumah itu berada di Jalan raya Malang-Blitar, tepatnya di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben atau 200 meter sebelah timur SPBU setempat.
Untuk menggerebek rumah yang menghadap ke jalan raya Malang-Blitar itu, petugas yang dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Blitar AKP Shodiq Efendi itu harus menyanggongnya terlebih dulu.
Meski sudah tahu soal keberadaan usaha mesum itu, namun petugas ingin memastikan terlebih dulu kalau malam itu ada pasangan yang sedang check in.
"Kami dapat laporan dari masyarakat tentang usaha mesum ini. Namun demikian, untuk memaastikan hal itu, kami harus menyanggongnya sekitar jam (mulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB)," kata Shodiq.
Memang, papar Shodiq, kalau tak diamati, siapapun tak akan curiga dengan usaha itu. Sebab, bentuk rumahnya ya tak ubahnya seperti rumah huni biasa.
3. Demi Raup Uang Ratusan Juta, Suami Istri Kompak Jadi Penipu 10 Tahun, Cetak Belasan Kartu ID Palsu
Polresta Malang Kota menyita sejumlah kartu pegawai bank palsu milik pasangan suami istri kompak jadi penipu asal Jawa Tengah, Agus Sutopo (43) dan Aldila Aprilia (37).
Kartu-kartu yang diamankan diantaranya kartu pegawai bank BCA, bank Mandiri dan bank BNI.
“Kartu-kartu ini digunakan untuk mengelabuhi korbannya. Mereka cetak sendiri secara pribadi,” ujar Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (17/12/2019).
Ia menjelaskan saat menipu korbannya, pasutri itu berkomplot dengan dua orang lain berinisial TKA dan A. Si TKA bertugas sebagai WNA dan A menyamar sebagai pegawai bank.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-ponorogo-almarhum-bripda-fredi-kusbiantoro.jpg)