Dua Pemuda Naik Motor Sambil Mandi yang Viral di Medsos Diciduk Polres Jombang

Video viral berupa aksi nyeleneh remaja mandi sambil mengendarai di Mojokerto, ternyata menular di Jombang.

Surya/Sutono
Para pemuda mandi di atas motor di Jombang yang diciduk Polisi.( 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Video viral berupa aksi nyeleneh remaja mandi sambil mengendarai di Mojokerto, ternyata menular di Jombang.

Video mandi di atas motor diperankan dua pemuda tersebut viral di media sosial (medos) beberapa hari belakangan ini.

Sama halnya dengan di Mojokerto, mereka akhirnya berurusan dengan pihak kepolisian.

Dua pemuda pemeran video mandi di atas motor dengan satu pemuda yang bertugas merekam aksi mandi mereka ini diciduk polisi, Kamis (19/12/2019).

Kedua pemeran video mandi di atas motor itu masing-masing Aan Firmansyah (19) dan Dandi (18), keduanya warga Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Jombang.

Sedangkan yang sebagai perekam bernama Adib (18), juga warga Bendet. Ketiganya diciduk petugas Polsek Diwek

Dari pengakuan salah para pelaku, tak ada niat mereka untuk terkenal atau sebagainya. Mereka mengaku hanya ikut-ikutan membuat video medsos seperti di Mojokerto.

2 Wanita Seksi Mojokerto Challenge Mandi di Atas Motor Dipanggil Lagi Polisi, Ada Unsur Pidana?

Pamit Mandi di Sungai, Kakek Bojonegoro Ditemukan Tewas Tenggelam Malam Hari, Terkuak dari 2 Benda

Persebaya Vs Perseru Badak Lampung, Bajul Ijo Minta Laga Tim Berpeluang Runner-up Digelar Serentak

“Hanya iseng saja, tidak ada niatan lain. Ya dengar dari teman-teman, ada yang buat video seperti ini di daerah lain,” kata Aan Firmasyah, di Mapolsek Diwek kepada Tribunjatim.com.

Pelaku lain, Adib mengaku, lokasi pembuatan video di kawasan Jalan Raya Cukir Diwek. Aksi itu dilakukan beberapa pekan lalu, sore hari saat hujan.

Dirinya pun tak menyangka jika video yang direkamnya itu menyebar dan viral di medsos.

“Saya waktu itu hanya disuruh merekam saja, katanya buat seru-seruan. Saya juga sempat kaget video ini bisa tersebar luas di Facebook,” ungkapnya.

Dengan kejadian ini para pelaku mengaku malu dan menyesali perbuatannya. Merekapun berjanji tak akan mengulangi lagi.

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP A Risky Ferdinan Caropeboka mengaku akan memberikan sanksi berupa pemberian bukti pelanggaran (tilang) untuk kemudian sidang di PN Jombang.

Sebab perbuatan para pemuda itu dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas serta membahayakan buat pelaku serta pengendara lain.

“Kami kasih penindakan berupa tilang. Selain itu kita suruh buat statemen permintaan maaf agar masyarakat Jombang tidak meniru perbuatan yang dianggap kurang sopan tersebut,” pungkasnya kepada Tribunjatim.com.(Sutono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved