Natal dan Tahun Baru 2020

Tekan Angka Kecelakaan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Periksa Urine Sopir Bus

Puluhan sopir bus antar kota dan antar provinsi, menjalani pemeriksaan urine di Terminal Bus Caruban, Jumat (20/20/2019) pagi.

Tekan Angka Kecelakaan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Polisi Periksa Urine Sopir Bus
(Surya/Rahadian bagus)
Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengecek pelaksanaan pemeriksaan urine terhadap sopir bus di terminal Caruban. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Puluhan sopir bus antar kota dan antar provinsi, menjalani pemeriksaan urine di Terminal Bus Caruban, Jumat (20/20/2019) pagi.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengatakan pemeriksaan urine ini digelar untuk menekan angka kecelakaan pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2020.

"Ini kegiatan menjelang natal dan tahun baru, kami melakukan pengecekan, utamanya kepada sopir bus yang keluar kota. Setiap bus yang masuk ke dalam terminal, kami lakukan pengecekan kepada sopir," kata Ruruh kepada wartawan di lokasi.

Satu persatu, sopir diminta untuk mengikuti serangkaian tes kesehatan dan pemeriksaan tes urine yang dilakukan oleh petugas Dokpol Klinik Polres Madiun.

UPDATE CPNS 2019, Berikut Instansi yang Sudah Selesaikan Verifikasi Terakhir & Cara Menyanggah Hasil

Kick Off Barito FC Vs Arema FC Diganti Sore Hari, Milomir Seslija Sebut Berdampak ke Stamina Pemain

Mahasiswa UB Malang Bahas Uang & Hati Sebelum Terseret Ombak Pantai Watu Leter, Pesan Pilu Terakhir

"Nanti, ada beberapa indikator, apakah yang bersangkutan menggunakan obat-obatan terlarang, atau kondisi kesehatan sopir sedang tidak baik sehingga membahayakan penumpang," kata AKBP Ruruh Wicaksono kepada Tribunjatim.com.

AKBP Ruruh Wicaksono menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap sekitar 30 sopir bus, tidak ditemukan sopir yang menggunakan obat-obatan terlarang atau mengonsumsi alkohol. Namun, ditemukan dua sopir dengan kondisi tensi darah yang tinggi, sehingga diminta untuk beristirahat.

"Kurang lebih sample 30 sopir, kami temukan dalam kondisi normal. Tidak terdekteksi mengonsumsi obat-obatan terlarang, tapi ada dua orang sopir yang tensinya tinggi, kami minta istirahat," pungkasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Madiun, AKP Jimmy Manurung, mengatakan selama ini banyak kecelakaan yang disebabkan karena sopir kurang konsentrasi atau mengantuk. Oleh sebab itu, untuk menekan angka kecelakaan oleh bus, dilakukan pemeriksaan terhadap para sopir bus.

"Selain mengecek kondisi kesehatan, kami bersama Dishub Kabupaten Madiun, melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan yang digunakan, serta surat-surat berkendara. Kami juga memberikan vitamin bagi para sopir," imbuhnya.

Untuk diketahui, selama Natal dan Tahun Baru, Polres Madiun juha menggelar, Operasi Lilin 2019 berlangsung selama 10 hari mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Operasi Lilin 2019 fokus pada pengamanan tempat Gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek vital serta perayaan tahun baru tahun 2020. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved