Teror Ular Kobra di Jatim

Masa Hibernasi Ular Terganggu Suhu Yang Tinggi, Jangan Bunuh Ular, Bisa Sebabkan ini

Suhu udara saat ini mengalami peningkatan hingga mencapai 40 derajat celcius, hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang membuat masa hibernasi ular

Masa Hibernasi Ular Terganggu Suhu Yang Tinggi, Jangan Bunuh Ular, Bisa Sebabkan ini
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
ILUSTRASI - Anak ular cobra yang di rescue anggota Komunitas Ciliwung Depok dari rumah warga di Depok, Jawa Barat, Rabu (18/12/2019). Akhir-akhir ini di beberapa rumah warga di wilayah di Jabodetabek banyak ditemui kasus penemuan ular liar. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Suhu udara saat ini mengalami peningkatan hingga mencapai 40 derajat celcius, hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang membuat masa hibernasi ular terganggu.

Sehingga membangunkan ular-ular dari hibernasinya dan mencari lokasi baru untuk berhibernasi di area pemukiman warga.

Reptil khususnya ular bisa berhibernasi selama satu hingga tiga bulan di musim penghujan. Namun, karena hujan tak kunjung datang dan suhu masih cukup tinggi, Ular memilih mendatangi pemukiman bahkan bisa menempati area mesin mobil.

Ular-ular yang belakangan ditemukan warga merupakan ular yang masih muda hinga dewasa. Meskipun cukup beracun,tapi ular-ular ini hanya menyerang saat merasakan ancaman bahaya.

Saat melihat adanya ular, lebih baik membirkannya dan melaporkan ke pihak yang kompeten untuk menangkapnya dan mengembalikan ke habitat aslinya.

Waspadai Ular Kobra di Pemukiman, Damkar Trenggalek Evakuasi Tiga Ekor Korbra Sepekan Terakhir

300 Pemanah Jemparingan Nusantara Bersaing di Dandim 0829 Bangkalan Cup

Besok Hari Minggu Jangan Hanya Tidur Seharian, Ini 6 Tips Agar Hari Minggu Kamu Tetap Produktif

Atau seperti di negara-negara maju, antisipasi bisa dilakukan dengan memelihara anjing dipekarangan rumah. Insting anjing akan ular akan menjadi alarm alami dengan menyalak saat ada ular memasuki rumah.

Membunuh ular, tidak akan menjadi solusi karena bisa menghancurkan ekosistem. Pasalnya jika 40 persen dari jumlah ular dibunuh maka akan membuat musuh ular seperti tikus akan berkembang biak dengan jumlah yang banyak.

Selain itu, perbaikan ekosistem asli ular juga diperlukan. Untuk memilah wilayah yang perlu dikembangkan pertanian atau tetap dijadikan lahan hutan. (Sulvi Sofia/Tribunjatim.com)

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved