Natal dan Tahun Baru

Libur Nataru, Pengunjung Museum Pendidikan Naik 2x Lipat, Spot Pra Aksara Paling Menarik, Intip!

Mengisi libur Nataru dengan pergi ke museum tampaknya cukup menarik. Di Surabaya, salah satu yang tampak ramai dikunjungi adalah Musemu Pendidikan.

TRIBUNJATIM/Christine Ayu
Pengunjung melihat-lihat koleksi di Museum Pendidikan pada hari libur Natal, Rabu (25/12). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengisi hari libur Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru), ternyata tak hanya tempat hiburan rekreatif yang menjadi jujugan masyarakat. Lokasi wisata edukatif pun ternyata menarik untuk dikunjungi, museum misalnya.

Pasalnya, berkunjung ke museum bisa menambah pengetahuan dan membuka cakrawala, selain itu, spot-spot di meseum acap kali menarik dipakai berfoto. 

Diantara museum yang ada di Surabaya, salah satu yang tampak ramai dikunjungi adalah Museum Pendidikan.

TERKUAK Shin Tae-yong Pernah Jadi Musuh Timnas U23, Sebelum Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Arema FC Sudah Incar Tiga Pemain untuk Memperkuat Skuat di Liga 1 2020

Meski baru diresmikan pada Senin (25/11) lalu oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, museum yang berlokasi di Jalan Genteng Kali ini sudah menyedot perhatian masyarakat.

Pada libur Natal 2019, Rabu (25/12), museum ini banyak didatangi oleh wisatawan, baik dalam maupun luar kota.

Penjaga Museum Pendidikan, Achmad Syaifuna Arief, mengatakan sejak lima hari kemarin, tepatnya mulai Sabtu (21/12), pengunjung meningkat hingga dua kali lipat.

"Kalau hari biasa, pengunjung sekitar 200 orang. Sementara untuk liburan kali ini bisa mencapai 400. Didominasi oleh keluarga. Kami prediksi peningkatan ini terus berlanjut sampai Tahun Baru 2020 mendatang," Achmad menyampaikan.

Wujud Kerukunan & Keberagaman, Wali Kota Kunjungi Gereja di Kediri & Beri Ucapan Selamat Natal

Atap Galvalum Kediri Mall Lepas Dihempas Angin Saat Hujan Deras, Pengemudi Ngeri Lihat Atap Melayang

Di dalam museum pendidikan, terdapat sekitar 860 koleksi. Mulai dari manuskrip kuno, diorama proses belajar mengajar, koleksi alat belajar dan ijazah dari masa ke masa, dan sederet koleksi lainnya.

Benda-benda tersebut menggambarkan rentetan sejarah perjuangan para pendahulu dalam menuntut ilmu.

Pengunjung melihat-lihat koleksi di Museum Pendidikan pada hari libur Natal, Rabu (25/12).
Pengunjung melihat-lihat koleksi di Museum Pendidikan pada hari libur Natal, Rabu (25/12). (TRIBUNJATIM.COM/Christine Ayu)

Achmad menyampaikan, pengunjung banyak yang tertarik pada spot pra aksara yang menghadirkan diorama.

"Pengunjung terlihat senang karena sebelumnya belum pernah ada museum pendidikan di Surabaya. Di sini pengunjung bisa lihat perkembangan pendidikan mulai dari zaman pra aksara, kerajaan, sampai kolonial," ungkap Achmad.

Ramalan Zodiak Cinta Kamis 26 Desember 2019 Taurus Terjebak Nostalgia, Sagitarius Bertemu Cintanya

Hujan & Angin Puting Beliung Terjang Trenggalek, Puluhan Rumah Rusak & Pohon Tumbang

Sebagaimana Ira Rina, pengunjung asli Tulungagung ini mengatakan baru pertama kali mengunjungi Museum Pendidikan.

"Saya tahu tentang tempat ini dari Instagram, selain itu juga seorang lewat sini. Mumpung libur, akhirnya saya sempatkan mampir ke sini," ungkapnya.

Museum tersebut, lanjut Ira, bisa menambah pengetahuannya. Seperti pengetahuan manuskrip kuno hingga bergaram perkembangan pendidikan dari masa ke masa.

"Tadi ada ijazah dari dulu sampai sekarang, ternyata beda-beda. Recomended sih buat yang ingin menambah pengetahuan," pungkasnya. (Christine Ayu)

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved