Berita Arema FC

Panpel Arema FC Belum Gelar Evaluasi, Padahal Singo Edan Termasuk Tim Paling Banyak Dapat Sanksi

Di musim Liga 1 2019, Arema FC termasuk tim yang paling banyak melakukan pelanggaran.

Panpel Arema FC Belum Gelar Evaluasi, Padahal Singo Edan Termasuk Tim Paling Banyak Dapat Sanksi
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Hamka Hamzah, Sylvano Comvalius, Arthur Cunha merayakan gol Arema FC yang dicetak ke gawang Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2019 Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Di musim Liga 1 2019, Arema FC termasuk tim yang paling banyak melakukan pelanggaran.

Hal ini dibuktikan dari sanksi denda yang mencapai Rp 820 juta.

Denda tersebut kebanyakan berasal dari tingkah laku buruk Aremania saat di kandang, terutama karena menyalakan flare ketika pertandingan belum usai.

Juru Taktik Arema FC di Liga 1 2020 Jadi Pelatih dengan Nilai Tertinggi Sepanjang Arema Berdiri

Lepas dari Arema FC, Milomir Seslija Beberkan Masalah di Skuat Singo Edan hingga Gagal Capai Target

Terkait pelaksanaan pertandingan selama satu musim di Stadion Kanjuruhan Malang, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, mengatakan, meski kompetisi telah selesai, namun pihaknya belum menggelar rapat evaluasi, baik soal kerugian ataupun pengamanan selama semusim ini.

"Panpel belum menggelar rapat evaluasi hingga saat ini," kata Abdul Haris pada TribunJatim.com, Senin (30/12/2019).

"Saat ini semuanya masih sibuk," tambahnya.

Bicara soal pelanggaran yang kerap dilakukan Aremania, Abdul Haris berharap agar musim depan para suporter dapat berbenah ke arah yang lebih baik, agar tim tak kembali 'panen' denda.

Sebab Milomir Seslija Banjir Tawaran, Padahal Gagal Realisasikan Target Arema FC di Liga 1 2019

5 Pemain Asing yang Debut Manis di Liga 1 2019, Ada Dua Pemain Persela Lamongan

"Kami ucapkan terima kasih pada kawan-kawan Aremania selama ini sudah mendukung. Tapi untuk sanksi denda ini juga banyak faktor pemicunya. Bisa karena performa tim, kinerja wasit juga mempengaruhi, dari klub lawan provokasi juga bisa, terus lawan tim rivalitas juga mempengaruhi. Banyak pengaruhnya. Jadi harapan kami semoga musim depan lebih baik," terang Abdul Haris. (Dya Ayu)

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved