Setahun 137 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Madiun

Selama Januari hingga Desember 2019, Satlantas Polres Madiun mencatat terdapat 667 kasus kecelakaan.

Setahun 137 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan di Madiun
(Surya/Rahadian bagus)
Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, saat menggelar ungkap kasus tahun 2019, di Mapolres Madiun, Senin (30/12/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Selama Januari hingga Desember 2019, Satlantas Polres Madiun mencatat terdapat 667 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 137 di antaranya meninggal dunia.

Hal itu disampaikan, Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, kepada wartawan saat menggelar ungkap kasus tahun 2019, di Mapolres Madiun, Senin (30/12/2019).

Kapolres menuturkan, untuk kasus kecelakaan terjadi di jalur arteri sebanyak 649 kasus dengan korban meninggal 119. Sedangkan kecelakaan yang terjadi di ruas tol Madiun sebanyak 18 kasus dengan jumlah korban meninggal 15 orang.

"Berdasarkan catatan dari Unit Lakalantas, jumlah angka kecelakaan selama setahun di jalur arteri dan ruas tol sebanyak 667 kasus, dengan jumlah korban meninggal 134. Sedangkan korban luka berat ada tiga dan luka ringan 832 orang. Untuk TKP jalur arteri 790 orang dan TKP ruas tol 42 orang," kata Ruruh.

Jumlah kasus kecelakaan tahun ini cenderung menurun bila dibandingkan dengan 2018 yang mencapai 729 kasus kecelakaan dengan rincian 715 kasus terjadi di jalur arteri dan 14 kasus di ruas tol.

Angin Kencang Rusak Gedung BPKAD Mojokerto, Pegawai Panik Genteng Runtuh Bak Suara Pesawat Landing

Hujan Deras & Angin Kencang, Atap Gedung SDN Bumirejo III Blitar Berlubang Tertimpa Pohon Ambruk

KILAS KRIMINAL JATIM: Jukir Madura Nodai Gadis 16 Tahun hingga Cerita Bocah di Malang Sunat Gaib

Penurunan angka kecelakaan di jalur arteri dipengaruhi adanya ruas tol Ngawi Kertosono yang melintasi di wilayah Kabupaten Madiun.

"Alhamdulillah kasus kecelakaan dibanding tahun 2018 menurun, sejak ada jalan tol melintas di Kabupaten Madiun," katanya kepada Tribunjatim.com.

Ruruh mengimbau kepada para pengendara yang sedang berlibur agar emningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna jalur tol. Sebelumnya di KM 608 terjadi dua kasus kecelakaan dengan korban meninggal empat orang.

"Yang perlu diwaspadai yakni KM 608 merupakan rawan kecelkaan, dengan catatan ada dua kasus kecelakaan dan empat orang meninggal selama 2019," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madiun AKP Jimmy Heryanto, menambahkan untuk kasus kecelakan kendaraan bus mencapai 289 dari total 667 kasus selama 2019. Dari angka kecelakaan tersebut, total kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 1,6 miliar.

"Kami mengimbau kepada pengendara agar saling menghormati dan tertib berlalu lintas," tambahnya. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved