Kilas Balik
Detik-detik Wafatnya Gus Dur Dikuak Alissa Wahid, Mendadak Minta ke Jombang: Dipanggil Mbah Hasyim
Detik-detik Wafatnya Gus Dur Dikuak Alissa Wahid, Mendadak Minta ke Jombang: Dipanggil Mbah Hasyim
Penulis: Januar AS | Editor: Sudarma Adi
Detik-detik Wafatnya Gus Dur Dikuak Alissa Wahid, Mendadak Minta ke Jombang: Dipanggil Mbah Hasyim
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Bulan Desember akan selalu diingat sebagai bulan kepergian Gus Dur, atau Abdurrahman Wahid.
Sebab, Gus Dur meninggal pada 30 Desember 2009.
Ada kisah menarik di balik detik-detik wafatnya Gus Dur 10 tahun silam.
Itu seperti yang disampaikan oleh putri Gus Dur, Alissa Wahid.
• Sebab Gus Dur Jatuh dari Kursi Presiden Dikuak Penulis Muda, Bermula dari Arsip yang Dianggap Sampah
Pengakuan Alissa Wahid tersebut terekam, dan diunggah oleh channel Youtube Kisah Haru, 25 Desember 2019.
Dalam video itu, Alissa Wahid mengungkapkan detik-detik, atau hari-hari sebelum wafatnya Gus Dur.
Menurutnya, sebelum meninggal dunia, Gus Dur sempat mengemukakan hal yang aneh.
Gus Dur kala itu tiba-tiba saja minta untuk pergi ke Jombang, tepatnya Pondok Pesantren Tebu Ireng.
• Kisah Gus Dur Dimarahi Istri Protokol karena HP, Sang Suami Kaget Bukan Kepalang: Ma, Itu Presiden!
Gus Dur mengaku dirinya sudah dipanggil Mbah Hasyim, atau Hasyim Ashari yang merupakan kakek Gus Dur, sekaligus pendiri NU.
Padahal saat itu Gus Dur sedang berada di rumah Gus Mus, dan harus cuci darah di Jakarta.
Awalnya para keluarga merasa keberatan atas permintaan Gus Dur tersebut.
Namun, karena Gus Dur tetap bersikeras, akhirnya permintaan itu mereka loloskan.
• TERPOPULER: Ramalan Gus Dur soal Ahok Bakal Jadi Presiden hingga Istri Disekap Debt Collector
"Sampai Jombang beliau terjatuh karena lemas, dan langsung dibawa ke RSUD Jombang, belum sempat ke Tebu Ireng," ungkap Alissa Wahid.
Keluarga pun berupaya agar Gus Dur bisa beristirahat.
Tidak hanya itu, Alissa Wahid juga mengaku menelepon dokter dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, dan meminta agar Gus Dur dirawat di rumah sakit tersebut.
Alissa Wahid lalu membujuk Gus Dur agar mau ke Surabaya untuk beristirahat, dan mendapatkan perawatan dari rumah sakit.
Gus Dur mengiyakan hal itu.
Gus Dur kemudian diangkut ke dalam ambulans menuju Surabaya.
Namun, saat tiba di Mojokerto, Gus Dur tiba-tiba bertanya.
"Iki nangendi? tanya Gus Dur.
Alissa Wahid lalu menjawab.
"Mojokerto pak," jawab Alissa Wahid.
Mendengar hal itu, Gus Dur pun kaget.
"Kok Mojokerto? Aku ini mau ke Tebu Ireng, Aku ini dipanggil Mbah Hasyim," seloroh Gus Dur.
Keluarga berusaha membujuk Gus Dur agar tetap mau ke Surabaya.
Namun, karena Gus Dur tetap bersikeras, mereka kemudian menuruti permintaan Gus Dur.
Ambulans pun berbalik arah ke Jombang lagi.
Saat sampai di Tebu Ireng, Gus Dur langsung berziarah.
Selain itu, Gus Dur menyampaikan pesan ke sepupunya.
"Dik minggu ngarep aku mrene (dik, minggu depan aku ke sini)," pesan Gus Dur.
"Dan seminggu kemudian, kami mengantarkan beliau untuk dimakamkan di Tebu Ireng," tandas Alissa Wahid.