Indeks Risiko Bencana (IRB) Jatim Turun ke Tingkat Sedang: Ini Pertama Kalinya!

Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono ungkapkan Indeks Risiko Bencana (IRB) Jawa Timur 2019 turun 14 poin ke angka 138. Sebut ini pertama kali.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (Kalaksa BPBD Jatim) Suban Wahyudiono. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (Kalaksa BPBD Jatim) Suban Wahyudiono mengungkapkan Indeks Risiko Bencana (IRB) Jawa Timur mengalami penurunan setiap tahunnya.

Pada tahun 2018, Suban menjelaskan IRB Jawa Timur berada di angka 152,7 poin, sedangkan pada tahun 2019 turun 14 poin ke angka 138.

Angka tersebut merupakan yang pertama kalinya IRB Jawa Timur berada di grade (tingkat) sedang.

Deretan Potret Jadul Nia Ramadhani sebelum Dinikahi Ardi Bakrie yang Mirip Mikhayla Bakrie

Liga 1 2020, Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius Dicoret, Arema FC Lepas Semua Pemain Asing

"Jawa Timur oleh BNPB ditetapkan lima tahun terakhir, itu indeks risiko bencana-nya (IRB) tinggi karena selalu berada di atas angka 144 poin, tapi pada tahun 2019 turun ke tingkat sedang berada di angka 138," ucap Suban Wahyudiono, Selasa (7/1/2020).

Secara berturut-turut Suban menyebutkan pada tahun 2015 IRB Jatim berada di angka 171 poin, lalu tahun 2016 turun ke angka 169, tahun 2017 turun lagi ke angka 166, dan pada tahun 2018 turun ke 152, terakhir pada tahun 2019 turun ke angka 138.

"Investor asing kalau mau masuk ke Jatim itu pasti tanya dulu IRB nya Jatim berapa, karena kalau IRB nya tinggi mereka tidak jadi investasi, takut tidak tanggap dan siaga bencana," lanjut Suban.

Suasana Haru di Rumah Duka Ibunda Vino G Bastian, Vino Terus di Samping Jenazah & Tak Henti Menangis

Ikuti Jejak 8 Pemain Lainnya, Ahmad Nur Hardianto Pamitan dari Arema FC

Penurunan angka IRB tersebut, jelas Suban merupakan perintah dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono yang juga merangkap sebagai Kepala BPBD Jatim.

"Di awal tahun 2018 ada perintah, IRB harus diupayakan turun agar investor masuk dengan senang hati karena aman. Kita mengumpulkan 38 kabupaten kota melalui Bakorwil untuk melakukan pengukuran indeks ketahanan daerah (IKD) di masing-masing daerah," lanjut Suban.

5 Pelanggaran Lalu Lintas Jika Diterobos Pengendara Siap Disurati Tilang, Dikirim Langsung ke Rumah

Sinopsis Swabhimaan Episode 16 Selasa, 7 Januari 2019, Serial India Tayang di ANTV

Selain itu, pada BPBD Jatim juga memberikan pembekalan kepada BPBD di kabupaten kota serta melakukan pengukuran IKD di 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.

"25 Desember kita mempunyai hasilnya IKD nya, dan pada tanggal 26 sampai 27 Desember 2019 BNPB memberikan hasil verifikasi dan menetapkan IRB Jatim turun 14 poin dari 152.7 menjadi 138 turun ke grade (tingkat) sedang," kata Suban.

Walaupun sudah turun ke tingkat sedang, Suban menjelaskan pada tahun 2020, Jawa Timur menargetkan skor IRB turun lagi ke angka 135 poin.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved