Ditjen Pajak Kanwil Jatim Limpahkan 2 Tersangka Kasus Pajak di Surabaya ke Jaksa Penuntut Umum

Penyidik Ditjen Pajak Kanwil Jatim melimpahkan berkas perkara dan tersangka kasus tindak pidana pajak ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejari Surabaya.

Ditjen Pajak Kanwil Jatim Limpahkan 2 Tersangka Kasus Pajak di Surabaya ke Jaksa Penuntut Umum
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Ditjen Pajak Kanwil Jatim limpahkan tersangka saat jalani pemeriksaan di Kejari Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Ditjen Pajak Kanwil Jatim melimpahkan berkas perkara dan tersangka kasus tindak pidana pajak ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejari Surabaya.

"Hari ini kami melimpahkan dua berkas perkara beserta tersangkanya dalam kasus tindak pidana pajak. Yakni RF selaku Direktur PT RPP dan TS selaku Dirut PT BKM," ujar Kakanwil Ditjen Pajak Jatim, Eka Sila Kusna Jaya saat menggelar jumpa pers di Aula Kejari Surabaya, Rabu, (15/1/2020). 

Kedua tersangka menggunakan modus yang berbeda dan menimbulkan kerugian pada pendapatan negara senilai milliaran rupiah.

Negara Kawasan ASEAN Jadi Tujuan Utama Ekspor Nonmigas Indonesia, Terpusat di Malaysia dan Vietnam

Media Sosial Berdampak Buruk Bagi Remaja, Risma Kirim Surat ke Kominfo untuk Blokir Situs Terlarang

"Untuk tersangka RF sengaja tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah dipungut pada kurun waktu 2011 hingga 2012. Perbuatannya menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sebesar Rp 3,6 milliar," terangnya. 

"Sedangkan tersangka TS menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya atau menyampaikan SPT masa PPN yang isinya tidak benar atau tidak lengkap pada tahun 2014. Kerugian negara sebesar Rp 1,64 milliar ," lanjutnya.

Risma Beri Fasilitas Lapangan Olahraga dan Buku untuk Siswa SDN Krembangan Selatan 3 Surabaya

Jurus Risma Selamatkan Anak Surabaya yang Terjaring Razia Ngelem karena Putus Cinta di Media Sosial

Kasus tindak pidana pajak yang dilakukan tersangka RF ini mulai dilakukan penyidikan pada 1 Oktober 2019 dan berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 20 Desember 2019.

Tersangka RF sempat menjadi buronan DPJ lantaran tidak kooperatif saat proses penyidikan.

Namun upaya pelarian tersangka RF berakhir ditangan Polda Jatim, yang menangkapnya dikawasan Depok, pada 22 November.

Sedangkan kasus tersangka TS mulai dilakukan penyidikan pada 22 Agustus 2019 dan berkas perkaranya dinyatakan P21 pada 18 November 2019.

Tersangka RF dan TS ini merupakan pengusaha yang bergerak dibidang pengadaan barang dan jasa, yang badan usahanya berada di Surabaya.

Pabrik Scaffolding di Sidoarjo Terbakar, 1 Karyawan Tewas dan 4 Lainnya Terluka

Penyedia Kamar Kos Rp 15 Ribu Per Jam Langganan Pasangan Bukan Suami Istri Dibawa Polres Tulungagung

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved