Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Sosok Inspiratif

Sosok Taryaningsih PNS Trenggalek, Bangun Galeri Produk & Tempat Pelatihan Demi Difabel Berkualitas

Inilah kisah Taryaningsih PNS Trenggalek bangun galeri produk dan tempat pelatihan demi difabel berkualitas.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Taryaningsih ketika bersama para penyandang disabilitas di yayasannya. 

"Saya pulang seminggu sekali. Tapi order tetap jalan," aku Tary.

Di sela kuliah, ia mengikuti kursus singkat tentang pendidikan luar biasa di Thailand.

Potret Ratu Kachita, Sosok yang Akui Fanni Aminadia Ratu Keraton Agung Sejagat Bak Ibu Sendiri

Tary menyelesaikan seluruh studinya sekitar akhir 2014.

Dengan tabungan Rp 500 juta yang ia kumpulkan bertahun-tahun, Tary membeli lahan seluas kurang lebih 200 meter persegi di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek.

Tary butuh tempat yang lebih luas apabila ingin merangkul lebih banyak para penyandang disabilitas.

Ia pun memindah galeri dan tempat produksi ke lokasi yang baru.

Tempat itu juga yang kemudian menjadi markas Yayasan Penyandang Disabilitas Naeema. Tary menjadi ketuanya.

Di yayasan itu, Tary awalnya mengajak sekitar 23 difabel untuk bergabung. Ia mengerojok yayasan dengan modal pribadi yang lumayan.

Kisah Haru di Balik Pertemuan Nadya Elvira dan Nabila Azzahra, Kini Cari Saudara Kembar ke-3

Tapi, hasil yang didapat saat itu belum sesuai harapan. Inilah masa-masa kolaps awal Taryaningasih dan yayasannya.

"Waktu itu belum ada bantuan sama sekali. Sampai kemudian disuplai Mas Ipin [Wakil Bupati, saat ini Bupati Trenggalek]. Kebetulan dia temanku sebelum dia tinggal di Trenggalek," kata Tary.

Mulai dari sana, Tary tahu ada banyak celah bantuan yang bisa ia ajukan. Coba-coba, ia kengirim proposal ke Kementerian Sosial.

Ketika proposal bantuan usaha ekonomi produkif itu disetujui, ekonomi yayasan mulai bangkit. Bahkan Tary bisa membeli banyak mesin baru.

"Sekarang usahanya lumayan banyak. Ada bordir digital, jahit, sablon, dan katering," paparnya.

Tary juga membangun pusat terapi yang dijalankan para penyandang disabilitas. Puncaknya, sebanyak 45 difabel bergabung dengan yayasan itu pada 2015.

Awal Kisah Cinta Teddy dan Lina Mantan Istri Sule dari Nyanyi Bareng Lagu India Tum Hi Ho di Smule

Dua tahun kemudian, Tary memutuskan untuk mengikuti kursus singkat soal disabilitas ke Australia. Ia merasa perlu memperbarui ilmu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved