Jadi Tersangka Proyek Rehab Pasar, Kadis Pariwisata Jember Ini Dijebloskan Jaksa ke Bui Lapas

Jadi Tersangka Proyek Rehab Pasar, Kadis Pariwisata Jember Ini Dijebloskan Jaksa ke Bui Lapas.

Jadi Tersangka Proyek Rehab Pasar, Kadis Pariwisata Jember Ini Dijebloskan Jaksa ke Bui Lapas
SURYA/SRI WAHYUNIK
Anas Maruf, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember saat dibawa keluar dari Kejari Jember 

Jadi Tersangka Proyek Rehab Pasar, Kadis Pariwisata Jember Ini Dijebloskan Jaksa ke Bui Lapas

TRIBUNJEMBER.COM, JEMBER - Jaksa Kejari Jember menahan Kepala Dinas Pariwisata yang juga mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Maruf, Rabu (22/1/2020) sore.

Penahanan Anas menyusul ditetapkannya dirinya sebagai tersangka dugaan korupsi proyek rehab bangunan Pasar Manggisan Kecamatan Tanggul, Jember.

Jaksa memeriksa Anas selama lima jam lamanya sebelum akhirnya dia dititipkan ke Lapas Kelas IIA Jember. Anas merupakan tersangka pertama dalam dugaan korupsi rehab Pasar Manggisan itu.

KILAS KRIMINAL JATIM: Mahasiswa Jember Meninggal di Kos hingga Penyelundupan Pil Koplo dalam Sayur

Puluhan Warga Demo di Pendopo Mengkritisi Kekuasaan Bupati Jember Faida

Universitas Terbuka Jember Tambah Sentra Layanan di Banyuwangi

"Kami telah memeriksa tersangka selama lima jam. Kami lakukan penahanan selama 20 hari pertama," ujar Kasi Pidana Khusus Kejari Jember Setyo Adhi Wicaksono kepada wartawan usai penahanan Anas.

Anas merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek rehab Pasar Manggisan di tahun 2018. Dia merupakan Kepala Dinas Petindustrian dan Perdagangan ketika itu.

"AM ini adalah PPK dalam proyek rehab Pasar Manggisan," terang Adhi.

Setelah tidak lagi menjabat di Disperindag, Anas menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwasata Jember. Dugaan korupsi yang menjeratnya terkait saat dirinya berada di Disperindag Jember.

Adhi menegaskan, pihaknya menetapkan Anas sebagai tersangka karena jaksa telah menemukan dua alat bukti sesuai diatur di KUHAP.

"Kalau untuk perannya, tidak bisa kami sampaikan terlebih dahulu. Untuk tersangka di kasus ini masih satu ini," pungkas Adhi.

Penulis : Sri Wahyunik

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved