Info CPNS

Petugas Sumenep Pergoki Peserta Seleksi CPNS Bawa Jimat Saat Ikut Tes, Ketahuan dari Metal Detector

Petugas Sumenep Pergoki Peserta Seleksi CPNS Bawa Jimat Saat Ikut Tes, Ketahuan dari Metal Detector.

Petugas Sumenep Pergoki Peserta Seleksi CPNS Bawa Jimat Saat Ikut Tes, Ketahuan dari Metal Detector
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
peserta yang akan mengikuti tes CPNS di Sumenep selama 10 hari ke depan mencapai 6.352 orang peserta 

Petugas Sumenep Pergoki Peserta Seleksi CPNS Bawa Jimat Saat Ikut Tes, Ketahuan dari Metal Detector

TRIBUNMADURA.CO, SUMENEP - Para peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) menggunakan berbagai cara untuk lolos, selain melakukan upaya kecurangan, sebagian peserta juga ada yang memakai jimat.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura ini tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) digelar pada Senin, (27/1/2020).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Sumenep Abd Madjid, mengatakan jika peserta yang akan mengikuti tes selama 10 hari ke depan mencapai 6.352 orang peserta.

"Tadi ketahuan peserta ada yang bawa jimat," kata Abd Madjid, di gedung SKD Batuan Sumenep.

Ribuan Kasus Perceraian Diterima Pengadilan Agama, Janda-janda pun Bertebaran di Sumenep

Misteri Temuan Motor Honda GL Max Tergeletak di Kuburan Sumenep, Ciri Motor Jadi Petunjuk Polisi

Himpaudi Dan IGTKI Sumenep Madura Gelar Lomba Kreatifitas Menghias Sari Roti, Catat Tanggalnya

Salah satu peserta calon CPNS ini diketahui membawa jimat, sebelum masuk ke ruangan tes.

"Tidak tahu berapa orang yang bawa jimat," katanya.

Bagaimana itu bisa diketahui, Abd Madjid mengaku ada petugas yang mengetahui memeriksa menggunakan metal detector.

"Ada 10 CCTV untuk memantau pelaksanaan ini, tujuannya pertama agar peserta tidak membawa barang apa - apa lagi," terangnya.

Ditanya dari 6.352 orang peserta berapa yang akan diambil nanti, Abd Madjid mengaku semua formasi yang akan diambil hanya 310 orang.

"Yang paling banyak dari formasi guru," katanya.

"Kami berharap peserta tidak percaya terhadap siapapun meski seorang pejabat atau anggota dewan sekalipun. Karena mereka (peserta tes) saat keluar dari tempat tes langsung diketahui lulus apa tidak," jelasnya.

Penulis : Ali Hafidz Syahbana

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved