Berita Jatim

Didominasi Jaminan Hari Tua, BPJAMSOSTEK Jawa Timur Bayar Klaim Sebesar Rp 3,1 Triliun

Didominasi jaminan hari tua (JHT), BPJAMSOSTEK Jawa Timur Bayar Klaim Sebesar Rp 3,1 Triliun

Didominasi Jaminan Hari Tua, BPJAMSOSTEK Jawa Timur Bayar Klaim Sebesar Rp 3,1 Triliun
TRIBUNJATIM/MUJIB ANWAR
Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jatim Dodo Suharto 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Jawa Timur sepanjang 2019 membayarkan manfaat klaim sebanyak 313.928 kasus dengan total klaim sebesar Rp 3,16 triliun.

Pembayaran manfaat tersebut diberikan kepada peserta baik perusahaan maupun tenaga kerja atau ahli waris peserta BPJAMSOSTEK, baik pekerja penerima upah (PU), bukan penerima upah (BPU), pekerja jasa konstruksi, serta Non Aparatur Sipil Negara.

Deputi Direktur Wilayah Jawa Timur, Dodo Suharto, Selasa (28/1/2020) mengungkapan, pencairan klaim periode Tahun 2019 masih didominasi klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 237.215 kasus dan dana yang dicairkan sebesar Rp.2.78 triliun.

Kemudian Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 30.825 kasus sebesar Rp.228,7 miliar, Jaminan Kematian (JKM) sebanyak 4.488 kasus sebesar Rp.123,5 miliar, dan Jaminan Pensiun sebanyak 41.390 kasus sebesar Rp.26.6 miliar.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2018 yang tercatat sebanyak 260.144 kasus sebesar Rp.2.56 triliun.

Akhir tahun 2019 terasa spesial bagi seluruh pekerja Indonesia, Presiden Joko Widodo memberikan hadiah berupa peningkatan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), dimana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

"Program JKK BPJAMSOSTEK meliputi perlindungan risiko kecelakaan kerja bagi pekerja yang dimulai perjalanan berangkat, pulang dan ditempat kerja serta pada saat melaksanakan perjalanan dinas," ujarnya, sebagaimana siaran tertulis ke Tribunjatim.com.

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), kata Dodo Suharto, selama ini telah hadir dengan manfaat lengkap, diantaranya perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai indikasi medis.

Lalu, bantuan biaya transportasi korban kecelakaan kerja, santuan sementara tidak mampu bekerja, santunan kematian sebesar 48x upah, santunan cacat total maksimal sebesar 56xupah, bantuan beasiswa hingga program Return To Work.

Tidak hanya program JKK, program JKM juga mengalami peningkatan manfaat yang cukup signifikan.

Halaman
12
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved