Dewan Minta ada Kuota Blangko e-KTP Khusus Warga Pulau Bawean

Blangko e-KTP di Kabupaten Gresik pekan ini cukup melimpah. Ada 8.000 keping blangko yang diberikan pusat.

Dewan Minta ada Kuota Blangko e-KTP Khusus Warga Pulau Bawean
TRIBUNJATIM.COM/Rifky Edgar
Ilustrasi E-KTP 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Blangko e-KTP di Kabupaten Gresik pekan ini cukup melimpah. Ada 8.000 keping blangko yang diberikan pusat.

Banyak warga Gresik yang langsung berbondong-bondong mendatangi kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk mencetak surat keterangan (Suket) yang mereka dapat selama ini menjadi blangko e-KTP.

Bahkan, sampai membludak. Perhari sudah dibatasi 450 keping. Saat ini meningkat, pagi 450 keping kemudian siang 500 keping karena stok blangko jauh lebih banyak dibanding sebelumnya. Sehingga masyarakat dapat mencetak e-KTP.

Anggota Komisi I DPRD Gresik, Bustomi Hazin langsung mendatangi kantor Dispendukcapil Gresik. Politisi asal Pulau Bawean ini ingin ada kuota untuk warga Bawean.

Sebab, warga kepulauan ongkosnya jauh lebih mahal jika disuruh datang ke Dispendukcapil tetapi tidak ada kepastian apakah pulang mendapat blangko atau tidak. Karena kapal paling pagi dari Bawean ke Gresik pukul 09.00 Wib. Sedangkan di Dispendukcapil pukul 08.00 Wib antrian sudah membludak.

Persebaya Surabaya Tak Pastikan 2 Pemain Asingnya Bisa Tampil Laga Uji Coba Lawan Sabah FA

Bersihkan Ladang, Warga Gresik ini Temukan Mortir Aktif Bekas Perang Dunia ke II

E-Tilang di Kota Malang Siap Diterapkan, Pengendara Nakal Tak Pakai Seat Belt Bisa Terdeteksi CCTV

Politisi PKB ini mengaku ingin ada kepastian blangko e-KTP bagi warga pulau Bawean. Agar para pemegang suket di Bawean bisa mencetak blangko e-KTP kepada Kepala Disependukcapil Gresik, Khusaini.

"Dari 8.000 itu, harus ada berapa keping buat warga Bawean karena disana penting. Terutama warga Bawean yang menempuh kerja di luar negeri. Orang luar negeri tidak mau suket," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Apalagi, ada 8.000 blangko e-KTP yang datang pekan ini di Gresik sehingga menjadi angin segar bagi para pemegang suket. Terutama bagi warga di dua Kecamatan di Pulau Bawean.

"Kita minta blangko buat warga Bawean terutama di Sangkapura dan Tambak. Kalau bisa, suket warga Bawean dibawa kesini kemudian dicetak kesini lalu aktivasinya di kecamatan Tambak bagi warga tambak dan di kecamatan Sangkapura bagi warga Sangkapura biar mereka tidak perlu kesini tapi bisa cetak e-KTP," paparnya kepada Tribunjatim.com.

Bak gayung bersambut, Kepala Dispendukcapil Khuzaini menyambut baik keputusan ini. Sehingga masyarakat di kepulauan akan diberi jatah dan bisa merekam disini. Tetapi harus diambil di Kecamatan sekaligus aktivasi e-KTP. Sehingga bisa langsung terdaftar dan tercatat di pusat.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved