E-Tilang di Kota Malang Siap Diterapkan, Pengendara 'Nakal' Tak Pakai Seat Belt Bisa Terdeteksi CCTV

Kota Malang siap menerapkan sistem tilang berbasis kamera ANPR (Automatic Number Plate Recognition).

E-Tilang di Kota Malang Siap Diterapkan, Pengendara 'Nakal' Tak Pakai Seat Belt Bisa Terdeteksi CCTV
ist/facebook surabaya intelligent transportation system
Foto ini memperlihatkan tertibnya pengendara di Persimpangan Bratang, Surabaya. Tampaknya, para pengendara ini takut melanggar aturan lalu lintas karena ada CCTV dipasang di sana. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kota Malang siap menerapkan sistem tilang berbasis kamera ANPR (Automatic Number Plate Recognition).

Sistem yang dikenal Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) rencananya akan diterapkan di kota bunga mulai tahun ini.

“Mudah-mudahan tahun 2020 ini sudah bisa dimulai,” terang Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, Rabu (29/1/2020).

Dia menjelaskan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo Kota Malang untuk penerapan E-TLE.

Wali Kota Malang, Sutiaji pun ikut bergairah dalam merealisasikan E-TLE seperti yang sudah dilakukan Surabaya.

Dua Tersangka Pembalakan Sonokeling Dipindah ke Lapas Kelas IIB Tulungagung, Satu ASN Ikut Terseret?

Sejak Awal Januari, Polisi Tulungagung Ringkus 35 Orang Tersangka Narkoba, 4 di Antaranya Pengedar

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto ketika ditemui TribunJatim.com
Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto ketika ditemui TribunJatim.com (TribunJatim.com/Aminatus Sofya)

Pria Surabaya Loncat dari Jembatan Layang Setinggi 5 Meter, Polisi Sebut Upaya Percobaan Bunuh Diri

Motif Pria di Surabaya Loncat dari Jembatan Layang Terkuak? Frustrasi karena Dua Penyakit

KRONOLOGI Pria di Surabaya Loncat dari Jembatan Layang Setinggi 5 Meter hingga Menimpa Mobil Box

“Targetnya kami memang smart city kan. Apalagi Malang. Karena itu kemarin waktu rapat pak Wali Kota sangat menyambut baik,” bebernya.

Mantan Kapolsek Bubutan Surabaya itu menambahkan, E-TLE dilengkapi fasilitas kamera yang cukup canggih dan nyaris tidak bisa dikelabui.

“Pengendara di dalam mobil yang tidak memakai seat belt itu bisa direkam,” katanya.

Priyanto mengatakan E-TLE bertujuan untuk meningkatkan ketaatan pengendara terhadap kendaraan.

Apabila pengendara telah taat, ia optimistis fatalitas akibat kecelakaan akan turun.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan menginginkan seluruh wilayah di Jawa Timur segera menerapkan E-TLE.

Dengan penerapan tilang elektronik di Jawa Timur ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain.

Penulis: Aminatus Sofya

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved