Akhir Cinta Tragis Gadis Sumsel, Pernikahan Batal, Calon Suami Ternyata Wanita, Kasus Pernah Viral

Sebuah pernikahan batal karena ternyata calon mempelai pria yang menipu dan mengaku sebagai pria, kisah pedih mereka pun pernah viral.

Tayang:
Penulis: Ignatia | Editor: Januar
Kolase Kompas.com, Tribunnews
Ilustrasi pernikahan wanita Sumsel gagal karena calon mempelai pria yang menipu 

TRIBUNJATIM.COM - Pedih nasib gadis Sumatera Selatan (Sumsel) atas pernikahannya.

Cerita cinta gadis Sumsel ini menjadi tragis karena penipuan berat yang dilakukan oleh calon suaminya.

Pernikahan itu terjadi pada Agustus 2019 silam, tetapi menuai perbincangan publik karena akhir ceritanya.

Batalnya pernikahan itu karena ternyata sang calon suami adalah seorang wanita.

VIRAL Pernikahan 10 Menit Dokter di China Demi Kembali Bekerja Tangani Pasien yang Terjangkit Corona

ILUSTRASI pernikahan model cantik dan konglomerat hanya berjalan singkat.
ILUSTRASI pernikahan model cantik dan konglomerat hanya berjalan singkat. (www.popupvintageweddings.com.au)

Simak cerita selengkapnya yang kembali diulas TribunJatim.com berikut:

TE (15), gadis warga Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) bernasib kurang beruntung.

Ia batal menikah karena kekasihnya, NI (25) ternyata adalah seorang wanita.

Penyamaran NI sebagai pria terungkap saat lamaran.

VIRAL Pernikahan Berbalut Upacara Bendera, Mempelai yang Jadi Petugas Pengibar Benderanya

Viral pernikahan batal karena calon mempelai pria adalah wanita.
Viral pernikahan batal karena calon mempelai pria adalah wanita. (Kompas.com)

Dilansir dari Kompas.com, kabar batalnya pernikahan NI dan TE awalnya viral di media sosial Instagram karena unggahan akun @baturajatoday, Sabtu (31/8/32019) pukul 10.03 WIB.

Akun itu mengunggah satu foto dan dua video soal batalnya pernikahan tersebut.

Akun itu juga menuliskan kejadian itu berlangsung sehari sebelum prosesi akad pernikahan.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com)

Berikut tulisan di akun tersebut.

"Nyamar jadi laki-laki.

Tenda sudah dipasang, keluarga sudah siap bertemu.

Sehari sebelum hari H - tepatnya hari ini, sebelum acara temu keluarga berlangsung, sang mempelai "laki-laki" dipaksa diperiksa di bidan desa, dan benar saja.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved