Okupansi Hotel Berbintang di Jawa Timur 62,77% Turun 1,48 Poin Pada Desember 2019

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi hotel berbintang di Jawa Timur pada bulan Desember 2019 menurun.

Okupansi Hotel Berbintang di Jawa Timur 62,77% Turun 1,48 Poin Pada Desember 2019
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
(kanan) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan saat menjelaskan terkait tumbuhnya ekonomi Jatim pada tahun 2019 di Kantor BPS Jatim, Jalan Kendangsari Surabaya, Rabu (5/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BPS Jatim melaporkan bahwa tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi hotel berbintang di Jawa Timur pada bulan Desember 2019 menurun.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Dadang Hardiwan.

"Okupansi hotel berbintang di Jatim pada Desember 2019 jika dibandingkan bulan sebelumnya (November) mengalami penurunan," kata Dadang Hardiwan saat ditemui TribunJatim.com, Jumat (7/2/2020), di Kantor BPS Jatim, Jalan Kendangsari Surabaya.

BPS: 243.899 Wisatawan Asing ke Jawa Timur Sepanjang 2019, Terbanyak dari Malaysia

Proses Pembuatan Ganja Sintetis yang Dilakukan 4 Pelaku di Apartemen, Pakai Alkohol dan Zat Pewarna

Barang Bukti dari Penggerebekan Pabrik Ganja Sintetis di Surabaya, 25 Kilogram Ganja Siap Edar

Dinsos P3AP2KB Komitmen Lakukan Trauma Healing untuk Pelaku dan Korban Bullying Siswa SMPN 16 Malang

Diduga Tertekan karena Masalah Keluarga, Siswi SMA di Trenggalek Minum Cairan Pembersih Lantai

Partai Politik Berbondong-bondong Usung Machfud Arifin, Gamal Albinsaid: Tunggu 5 Bulan ke Depan

"Jadi Okupansi hotel berbintang bulan Desember 2019 tercatat sebesar 62,77 persen atau turun 1,48 poin dibandingkan Okupansi hotel berbintang di bulan November yang sebesar 64,25 persen," ujarnya

Angka Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi itu dapat dikatakakan, pada bulan Desember dari setiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel berbintang yang ada di Provinsi Jawa Timur, setiap malamnya sebanyak 62 hingga 63 kamar di antaranya telah terjual.

Adapun dampak dari menurunnya okupansi hotel berbintang yang terjadi di Jawa Timur pada bulan Desember 2019 itu juga menghasilkan data yang pihaknya catat terkait Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di Hotel berbintang, yang dimana didapati kondisinya juga kurang baik yakni hanya berkisar selama antara 1 sampai 2 hari saja.

"Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) untuk hotel bintang pada Desember 2019 adalah 1,66 hari. lni berarti pada umumnya lama tamu menginap, baik tamu asing maupun tamu Indonesia, di hotel berbintang di Provinsi Jawa Timur, berkisar antara 1 (satu) sampai 2 (dua) hari saja," tandasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved