Tukang Tambal Ban Pengedar Narkoba Akhirnya Diringkus Polres Sampang, Susul Sang Istri di Bui

Pria 54 tahun berprofesi bandar Sekaligus pengedar sabu di Wilayah Pantura Sampang, diamankan Polres Sampang setelah DPO.

Tukang Tambal Ban Pengedar Narkoba Akhirnya Diringkus Polres Sampang, Susul Sang Istri di Bui
TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA SYAHPUTRA
Muniri (merah) saat diinterogasi oleh Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo di Mapolres Sampang, Madura, Jumat (7/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Berprofesi sebagai bandar sekaligus pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Pantura Kabupaten Sampang, Muniri akhirnya diringkus polisi. 

Muniri, warga Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates Sampang diamankan Satnarkoba Polres Sampang.

Pasalnya, pria berusia 54 tahun tersebut memang berstatus Daftar Pencarian Orang  (DPO), setelah istrinya bernama Murniyati diamankan karena menyimpan 101, 84 gram sabu didalam rumahnya pada 31 Desember 2019.

DLH Kota Blitar Acuhkan Usulan Warga, Pohon Besar di Jalan Sumatera Akhirnya Roboh Tutup Akses Jalan

TERPOPULER BOLA: Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Ikut TC hingga Perubahan Regulasi Liga 1 2020

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, pada penggrebekan akhir tahun 2019 lalu Muniri kabur ke Bangkalan.

Kemudian pada awal bulan Februari 2020 Muniri kembali ke tempat tinggalnya dan hal itu terdengar oleh Tim Satreskoba Polres Sampang.

"Sehingga pada 5 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 Muniri diamankan saat berada di rumahnya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (7/2/2020).

Lewat Increase, Universitas Ciputra Ajak Pelajar se-Indonesia Jadi Agen Peduli Kesehatan Mental

AKBP Didit Bambang Wibowo menambahkan, Muniri setiap harinya bekerja sebagai tukang las di rumahnya.

Sembari mengelas, selama dua bulan Muniri menjual sabu-sabu.

Dari hasil penjualan barang haram tersebut, Muniri bisa mengantongi uang Rp 5 juta per bulan.

"Sementara itu akibat dari ulahnya, Pelaku dikenakan ancaman hukuman paling lambat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara," tegasnya.

Penulis: Hanggara Pratama

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved