Tunggu Sang Putri Pulang dari Observasi Corona di Natuna, Ibu di Lamongan Gelar Syukuran Nasi Krawu

Sambut kepulangan putrinya dari observasi di Natuna, ibu di Lamongan adakan tasyakuran nasi krawu bareng PKK.

Tunggu Sang Putri Pulang dari Observasi Corona di Natuna, Ibu di Lamongan Gelar Syukuran Nasi Krawu
Kolase Foto SURYA/HANIF MANSHURI
Mariana (kiri), ibu Ayu Winda Puspitasari tak sabar menunggu anaknya yang diobservasi di Natuna, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Tinggal hitungan jari, para mahasiswa Indonesia yang pulang dari Wuhan, China bakal menyelesaikan masa observasi Corona di Natuna.

Salah satu mahasiswa Indonesia tengah menjalani observasi itu adalah  Ayu Winda Puspitasari (25) mahasiswi asal Lamongan yang belajar di China.

Telah menjalani observasi Corona di Natuna selama 14 hari, tiga hari lagi, Winda bersama 2 mahasiswa asal Lamongan lainnya akan segera berkumpul dengan orang tuanya.

Selalu Dikenang Orang Tersayang, Inilah Kumpulan Ucapan Valentine 2020 Paling Romantis

TERKUAK Wanita yang Ditelanjangi Pria Madura adalah Orang Gila, Sering Ganggu Warga Pakai Air Liur

Hari Sabtu (15/2/2020) Winda masih transit di Jakarta setelah dari Natuna.

"Hari Minggunya baru menjemput ke Bandara Juanda Surabaya," kata Mariana, ibu Winda saat ditemui Kamis (13/2/2020).

Bagaimana keluarga menyambut kedatangan Winda, Mariana mengungkapkan, saat tiba di rumah kemungkinan Minggu (15/2/2020) tidak akan diacarakan apapun.

"Biar istirahat total," katanya.

Korban Ketiga Siswa SMP Tenggelam di Kali Pucang Ditemukan, Jenazah Langsung Dibawa ke RSUD Sidoarjo

2 Dump Truck Adu Moncong di Jalan Raya Desa Golokan, Pengendara Motor Jadi Korban, Tewas di Lokasi

Sebab menjelang kedatangan Winda, Mariana sudah menggelar tasyakuran pada Senin (11/2/2020) bersamaan dengan acara rutinitas PKK di rumah Mariana.

Ada sekitar 50 porsi yang dibagikan pada tetangga dan dibawakan pad ibu PKK. Diacara itu digelar doa bersama untuk keluarga dan Winda agar selalu sehat.

Tumpengannya ada makanan krawu, panggang ayam, peyek, tempe lodeh dan jajanan.

Kritisi Pemerintah Soal Corona, Jurnalis China Menghilang Pasca Rekam Kondisi Sebenarnya di Wuhan

Halaman
123
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved