Kekaguman Putri Wapres Batik Ciprat Buatan Difabel di Blitar, Janji Pasarkan Batik ke Luar Negeri

Rasa kagum putri Wapres pada karya batik ciprat buatan difabel di Blitar, berjanji pasarkan ke luar negeri.

Kekaguman Putri Wapres Batik Ciprat Buatan Difabel di Blitar, Janji Pasarkan Batik ke Luar Negeri
SURYA/IMAM TAUFIQ
Nur Azizah, puteri Maruf Amin, Wapres, belajar membatik Ciprat. 

Kekaguman Putri Wapres Batik Ciprat Buatan Difabel di Blitar, Janji Pasarkan Batik ke Luar Negeri

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Puteri Wapres Maruf Amin, Hj Nur Azizah, merasa terharu, ketika melihat para difabel di Kabupaten Blitar. Tak henti-hentinya, ia kagum dengan kreativitas para penyandang disabilitas itu.

Katanya, dengan keterbatasan fisiknya bukan membuatnya pasrah. Namun, itu justru 'dilawan' dengan semangat hidup yang tinggi.

Akhirnya, kini mereka menikmati hasilnya. Tak hanya sekadar mandiri, namun mereka sudah berkarya. Karyanya berupa batik kain Ciprat. Sebuah kain batik yang dihasilkan dengan tehnik tak biasa.

Padukan Batik Madura dengan Potongan Ballgown, Ulfa Mumtaza Sulap Watra Nusantara Jadi Lebih Elegan

Wapres Maruf Amin Imami Salat Jenazah Gus Sholah, Kagumi Sosok Almarhum Sebagai Pemimpin Tebuireng

Rencana Kunjungi Jombang Besok, Wapres Maruf Amin Buka Acara Santri Digital Fest & Rakernas IPPNU

Yakni, dengan cara dicipratkan atau dipercikkan-percikan dengan kuas. Tehnik seperti itu dipakai karena menyesuaikan dengan keadaan para pembatiknya.

Sebab, para pembatiknya, adalah orang yang mengalami cacat fisik, bahkan juga cacat mental.

Namun demikian, batik yang dihasilkan, cukup khas. Bahkan, itu sudah diakui masyarakat luas karena memang sudah laku dipasaran. Dan, banyak permintaan dari luar kota, seperti Jombang, Mojokerto, Batu, dan Malang. Termasuk, luar jawa, seperti Lampung.

Itu tak luput dari peran banyak pihak, di antaranya, Dinas Sosial Pemkab Blitar, yang beberapa kali mengikutkan pameran di Jakarta.

"Saya kagum ketika bertemu saudara-saudara saya, yang mengalami kekurangan secara fisik. Namun, ternyata mereka punya kelebihan di atas rata-rata," ujar Azizah saat berkunjung ke rumah Kinasih, yang merupakan rumah singgah bagi para difabel, yang ada di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (15/2) siang.

Kedatangan Azizah siang itu tak sendirian, namun bersama suaminya, Muhammad Rapsal Ali, anggota Komisi ViII DPR RI dari Partai Nasdem, dan puterinya, Siti Salwa Ratu Dewi. Tampak juga, M Rijanto, Bupati Blitar dan AKBP Budi Hermanto, Kapolres Blitar.

Halaman
123
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved