Markas Baru Polsek Burneh Berada di Akses Menuju Suramadu, Targetkan Berantas Aksi Balap Liar
Polsek Burneh punya markas baru di jalur akses menuju Jembatan Suramadu, Desa/Kecamatan Burneh. Targetkan berantas balap liar.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Polsek Burneh kini memiliki markas baru yang telah diresmikan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Selasa (18/2/2020).
Lokasi markas baru tersebut terbilang strategis, karena berada di jalur akses menuju Jembatan Suramadu, Desa/Kecamatan Burneh.
Kapolsek Burneh Iptu Eko Siswanto mengungkapkan, kecelakaan lalu-lintas kerap terjadi di akses sepanjang sekitar 12 Kilometer itu.
• Video & Potret Suasana Rumah Duka Ashraf Sinclair, Bunga Citra Lestari Duduk Termenung Pegang Tasbih
• Maia Kuak Kondisi Terakhir BCL Sebelum Ashraf Meninggal, Video di Balik Panggung Indonesian Idol
"Di saat-saat tertentu ada balap liar. Semoga kami bisa mengurangi," ungkap Eko dalam sambutannya.
Markas lama Polsek Burneh selama puluhan tahun berdiri di atas lahan seluas 200 meter persegi, milik dinas pengairan.
Luas bangunan sekitar 100 meter persegi. Terdiri dari tiga ruangan, termasuk ruang kapolsek.
Ruang tahanan hanya berukuran tak lebih dari 3x4 meter. Bahkan untuk gelar apel rutin, memanfaatkan bahu jalan nasional.
• Sebaris Pesan Ayah Ashraf Sinclair Saat Anaknya Dimakamkan: BCL Terima Kasih Mencintai Anak Saya
"Ada tujuh orang tahanan saat ini, kami titipkan di Polres Bangkalan," pungkas Eko.
Markas baru Polsek Burneh yang mulai dibangun pada 1 Juni 2019 itu menelan biaya Rp 1,2 miliar melalui anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2019 Polri .
Berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi dengan luas bangunan 240 meter persegi.
Terdiri dari delapan ruangan dan dua ruang tahanan untuk tahanan pria dan perempuan.
• Jadwal Babak 16 Besar Liga Champions Pekan ini, Empat Laga akan Tersaji, Ada Atletico Vs Liverpool
• Nasib Sales CV Mitra Gemilang Makmur yang Gelapkan Uang Perusahaan Rp 1,9 M Diungkap Majelis Hakim
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, lahan markas baru Polsek Burneh itu merupakan hibah dari Pemkab Bangkalan.
"Sumbang hibah Bapak Bupati. Ini adalah bukti beliau peduli keamanan," ungkap Rama.
Ia menjelaskan, di kepolisian ada peningkatan sumber daya manusia, peningkatan sarana-prasarana, dan peningkatan terhadap sistem dan metode SOP dalam bekerja.
"Hari ini kita hadir bersama dalam rangka peningkatan sarana-prasarana. Seyogyanya, markas baru ini diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan," jelasnya.
• Baru Selesai Digarap 2 Bulan Lalu, Plengsengan Rp 428 Juta Mendadak Ambrol Tengah Malam di Blitar
Selain itu, lanjutnya, semoga markas baru bisa menjadi stimulan, faktor pendorong, pengungkit animo para investor untuk datang dan membangun di sekitat mapolsek.
"Sehingga dalam waktu tidak lama, mapolsek ini punya tetangga. Entah itu perumahan, mall, atau warung," harapnya.
Diresmikannya markas baru Polsek Burneh, menyisakan Mapolsek Kwanyar yang masih berdiri di atas lahan pinjaman.
Kondisinya pun tidak jauh berbeda dengan markas lama Polsek Burneh. Hanya saja, Mapolsek Kwanyar berdiri di pesisir laut.
• Dinilai PHK Buruh Massal Sepihak, Puluhan Karyawan Laporkan CV Surya Kencana Food ke Polres Jombang
• Pulang dari Aduan Burung Merpati, Pria Madura Kaget Saat Polisi Tetiba Menangkap, Ada Plastik Putih
Rama memaparkan, pihaknya telah menemukan lahan seluas 2.000 meter persegi untuk markas baru Polsek Kwanyar.
Saat ini tengah berproses pemecahan sertifikat dan balik nama. Rama memprediksi, pembangunan markas baru Polsek Kawanyar bisa dilaksanakan pada tahun 2021 atau tahun 2022.
"Tapi siapa tahu setelah Bapak Ketua DPRD Bangkalan (Moh Fahad) memotong tumpeng ini, muncul inisiatif pembangunan Polsek Kwanyar dimasukan PAK (Perubahan Anggaran Keuangan)," pungkasnya sambil tersenyum.
Selain Ketua DPRD Bangkalan Moh Fahad, hadir pula Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, Danlanal BPO Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, Kajari Emanuel Ahmad, Ketua PN Maskur Hidayat, dan Ketua PA Abdul Samad.
Rombongam Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan itu kemudian melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan musala di belakang Mapolsek Burneh.
Bupati Bangkalan RK Abd Latif Amin Imron (Ra Latif) berharap mampu meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Burneh.
"Insyaallah akses Suramadu ini bisa terpantau dengan baik. Ke depan, balap liar tidak ada lagi," harapnya.
Ra Latif menambahkan, semua pihak harus bersinergi meningkatkan keamanan. Karena sejatinya, keamanan bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian.
"Tapi seluruh lapisan masysrakat. Sehingga pengendara yang melintasi akses ini merasa lebih tenang dan aman," pungkasnya.
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/peresmian-markas-baru-polsek-burneh.jpg)