Breaking News:

Berita Populer

Taktik Janda Muda Jateng Nyamar Jadi Pria & Tipu Cewek Jomblo, Renggut Harta Berharga, Jadi 'Dimas'

Taktik janda muda Jateng tipu cewek jomblo dengan menyamar menjadi pria baru-baru ini terkuak.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Januar
Getty Image via Mirror dan static.businessinsider.sg
ILUSTRASI Janda di Jawa Tengah melakukan penipuan menggunakan Facebook (FB). 

Yakni dengan meminta uang sebesar Rp 1 juta yang dikirim melalui transfer rekening untuk biaya naik pangkat.

Setelah itu, tersangkapun kembali minta uang Rp 500 ribu dengan alasan untuk ganti ban mobil fortuner

Permintaan melalui transfer itupun terus dilakukan tersangka kepada korban dengan meminta uang untuk ditransfer untuk alasan membantu biaya mengantar jenazah seseorang ke Banyuwangi sebesar Rp 300 ribu.

Dan permintaan biaya itupun ditambah untuk uang makan dan minum total sebesar Rp 350 ribu.

"Semua permintaan biaya tersebut dipenuhi oleh korban dan dikirim melalui transfer ke rekening tersangka," ucap Handono Subiakto.

VIRAL Polisi Cium Kaki Ayahnya Seorang Tukang Bakso Keliling, Suasana Haru, Kapolres Awalnya Bingung

Terakhir, ungkap Handono Subiakto, tersangka meminta kepada korban untuk menjual satu unit mobil Honda Civic nopol AG 1568 KY.

Karena sudah terlanjur percaya, permintaan itupun disetujui oleh korban, apalagi tersangka menjanjikan akan menggantinya dengan mobil Honda Stream.

Tersangka meminta mobil Honda Civic tersebut diantar dan diserahkan ke SPBU di Bandar Kedungmulyo Jombang.

Polsek Wonokromo Temukan Bonek Bawa Miras Saat Razia di Taman Bungkul Surabaya

Korbanpun meminta bantuan sopir mobil bernama Rino warga Desa Semen Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar mengantarkan mobil tersebut.

Mobil itupun diantar dan diserahkan bersama STNK dan BPKB kepada tersangka di tempat yang dijanjikan.

"Sopir yang mengantar mobil itupun setelah menyerahkan mobil beserta surat-suratnya diminta kembali pulang dan diberi uang saku perjalanan baik bus ke Blitar sebesar Rp 500 ribu," ucap Handono Subiakto.

VIRAL Foto Pengemis Cilik Todongkan Pistol ke Pengendara Mobil di Lampu Merah, Polisi Turun Tangan

Mobil Honda Civic tersebut, dikatakan Handono Subiakto, dijual tersangka kepada seorang warga tidak dikenal di Desa Kemaduh Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk senilai Rp 25,5 juta.

Korbanpun menghubungi tersangka dan dikirim uang melalui transfer senilai Rp 4,5 juta hasil penjualan mobil dan bisa digunakan untuk membeli kulkas oleh korban.

Korbanpun terus menagih janji tersangka dengan mobil Honda Stream dan saat bertemu di salah satu hotel mobil yang dijanjikan itu tetap tidak ada.

Merasa curiga, korbapun mencari alamat tersangka dan baru mengetahui kalau telah ditipu.

"Korbanpun akhirnya melapor ke Polres Mojokerto dan tersangka kami amankan beserta barang bukti di wilayah Polres Nganjuk. Tersangka terancam di jerat pasal 378 KUHP jo Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan," tandas Handono Subiakto.

Dibanding ke Stadion, Ibunda Evan Dimas Pilih Tonton Laga Persebaya Vs Persija di Rumah

Sementara tersangka Fandi Aryo mengatakan, dirinya mengaku spontanitas mengaku sebagai anggota kepolisian kepada teman kenalanya di medsos.

Dan untuk meyakinkan temanya itu dirinya membeli lencana Buser Opsnal Polda Jatim di pasar beserta pistol mainan.

Di samping itu, dengan bantuan teman telah mengubah identitas pekerjaan di Foto copy KTP miliknya.

"Kami hanya ingin dapat uang dan uang hasil penjualan mobil itu sudah kami gunakan untuk senang-senang," tutur Fandi Aryo. (TribunJatim.com/Achmad Amru Muiz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved