Arab Saudi Larang Umrah

Arab Saudi Larang Warga Asing, Jamaah Umroh Shafira Terpaksa Balik Setelah di Singapura

Bahkan satu grup jemaah umrah dari Shafira yang sudah berada di Singapura (transit) terpaksa balik lagi ke Surabaya.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Sebanyak 200 orang calon jemaah umrah berasal dari Situbondo, Jember dan Surabaya gagal berangkat ke Arab Saudi, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kebijakan pemerintah Kerajaan Arab Saudi, menghentikan sementara warga negara asing yang masuk ke Arab Saudi baik untuk ibadah umrah maupun ziarah ke masjid Nabawi berdampak juga bagi jemaah umrah dari Shafira Tour and Travel.

Bahkan satu grup jemaah umrah dari Shafira yang sudah berada di Singapura (transit) terpaksa balik lagi ke Surabaya.

“Pagi tadi satu grup jamaah umroh dari Surabaya berangkat transit di Singapura, siangnya ada informasi itu, ya sudah jamaah yang sudah di Singapura ini balik lagi ke Surabaya, dan sore tadi sudah di Bandara Juanda,” jelas Lulu Indasyah, komisari Shafira Tour and Travel, Kamis (27/02/2020).

Kepada jamaah pihaknya menjelaskan adanya kebijakan itu karena untuk mencegah menyebarnya virus Corona.

Imbasnya kata Lulu di tempatnya hingga Bulan Maret nanti ada sekitar 2000 an calon jamaah umroh yang harus di reschedule.

1.800 Jemaah Umroh Per Hari Dari Surabaya Diestimasi Gagal Berangkat Sampai 15 Maret Mendatang

Polisi Masih Buru Bandit Jalanan Kakap Asal Malang, Usai Tembak Mati Komplotan Bambang Cs

Arab Saudi Larang Warga Dunia Pergi Umrah, 81 Ribu Jemaah dari Jatim Terancam Gagal Berangkat

“Kami harus reschedule tiket, hotel, transportasi bus, catering tapi belum tahu kapan, karena pemerintah saudi tidak bisa memberikan waktu pasti berapa lama di suspen sistem visa maupun kedatangan jamaah ke saudi,” paparnya kepada Tribunjatim.com.

Apakah ada solusi lain misalkan ada jamaah yang ingin minta kembali uang.

Dalam hal ini jika harus kembali uang maka pihaknya juga menunggu apakah pihak airlines bisa mengembalikan pembayaran pesawat.

Apakah hotel, bus dan catering bisa di refund.

“Karena semua sudah dibayarkan kalau yang berangkat seminggu dua minggu ke depan,” tandasnya kepada Tribunjatim.com. (Wiwit Purwanto/Tribunjatim.com)

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved