Petani di Jember Mulai Cemas, Hama Wereng Mulai Menyerang Tanaman Padi

Hama wereng menyerang tanaman padi petani Kabupaten Jember. Berdasarkan pantauan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
Ist
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Hama wereng menyerang tanaman padi petani Kabupaten Jember. Berdasarkan pantauan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember, hama wereng dan organisme pengganggu tanaman (OPT) lain sudah menyerang areal tanaman padi sekitar 100 hektare.

Tanaman yang terserang hama wereng dan OPT itu tersebar di sejumlah kecamatan di Jember.

"Teman-teman sudah melaporkan adanya serangan hama wereng, juga OPT. Sekitar 50 - 100 hektare lahan padi sudah terserang wereng ini. Beberapa kecamatan melapor adanya serangan ini, seperti Sumbersari, Ajung, Tanggul, Ambulu, juga Wuluhan," ujar Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember Jumantoro kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).

Hama wereng itu, kata Jumantoro, mengancam produktivitas padi petani Jember. "Karena kalau dibiarkan, tanaman padi petani bisa terancam gagal panen," lanjutnya.

450 Orang Jamaah Umrah Asal Jawa Timur Resmi Gagal Berangkat, Ada 4 Travel

Arab Saudi Stop Umrah Sementara, 200 Calon Jemaah di Bandara Juanda Pulang ke Daerah Masing-masing

Isi Dompet Raffi Dikuak Cak Lontong, Ludes Pasca Keliling Dunia, Duit Habis? Lihat Reaksi Gisel

Hama wereng ini menyerang padi karena faktor cuaca, satu di antaranya. Hampir tiga bulan terakhir, cuaca di Jember tidak menentu. Ketika panas, cuaca sangat terik, namun tiba-tiba saja hujan dalan intensitas deras turun.

"Cuaca ekstrem ini berpengaruh. Kalau panas, bisa panas luar biasa. Kemudian hujan deras. Jadi wereng, dan OPT yang lain mudah menyerang," kata Jumantoro kepada Tribunjatim.com.

Dia mengimbau kepada petani, jika menemukan wereng menyerang tanaman padinya supaya berkoordinasi dengan penyuluh pertanian, juga pengamat hama terdekat. Petani jangan terburu-buru berkonsultasi ke kios untuk mencari pestisida yang mujarab memberantas hama tersebut.

"Lebih baik beritahu ke penyuluh, dan berkonsultasi ke pengamat hama di sekitarnya. Supaya pemberantasan hamanya lebih mengena," katany kepada Tribunjatim.com.

Kepada pemerintah, dia berharap, pemerintah melakukan penyemprotan massal ke areal yang diserang hama wereng. Karena jika serangan hama wereng itu tidak segera dibasmi, bisa mengancam hasil panen padi. Ketika tanaman padi sudah diserang wereng, maka mulai dari batang sampai ke bulir padinya akan menghitam, dan berpengaruh kepada isi bulir padi itu sendiri. Bulir padi akan kempos, alias tidak berisi.

HKTI sendiri terus memantau persebaran serangan hama wereng tersebut. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved