Virus Corona di Indonesia

Dokter Ceritakan Pengalamannya Rawat Pasien Virus Corona di Indonesia, Jadwal Kerja Harus Dirombak

Seorang dokter di Indonesia menceritakan pengalamannya tangani pasien virus Corona atau Covid-19.

Tayang:
Editor: Pipin Tri Anjani
Freepik
(ILUSTRASI) Dokter Ceritakan Pengalamannya Rawat Pasien Virus Corona di Indonesia, Jadwal Kerja Harus Dirombak 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang dokter di Indonesia menceritakan pengalamannya tangani pasien virus Corona atau Covid-19.

Seperti yang diketahui,kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia tengah terganggu karena menyebarnya virus Corona di tanah air.

Apalagi, pasien Corona di Indonesia terus meningkat dari hari ke hari.

Dikutip dari Kompas (grup TribunJatim.com) pada 16 Maret 2020, pasien virus Corona di Indonesia mencapai 134 orang.

Pernah Viral Pria Flores Nikahi Bule Prancis Cantik, Cinta Penuh Pengorbanan, Berawal dari Pemakaman

Dulu Viral Bule Cantik Nikahi Pria Muntilan, Kini Gaya Pakaian Si Bule Berubah, Foto Makin Romantis

Pemerintah pun berusaha sebaik mungkin untuk menanggulangi virus tersebut di Indonesia.

Bagi masyarakat luas, Presiden Jokowi mengakui Pemerintah Pusat menyaring informasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang masuk ke Indonesia.

Hal tersebut dimaksudkan agar menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat soal virus Corona.

Selain itu, Presiden Jokowi juga sudah menyiapkan tenaga medis serta rumah sakit untuk para pasien.

Tenaga medis menjadi sosok yang berperan di garis terdepan dalam menanggulangi virus Corona.

Salah satu dokter akhirnya buka suara dan menceritakan pengalamannya.

Y membeberkan pengalamannya menjalani karantina di rumah selama beberapa hari usai merawat seorang pasien diduga terinfeksi virus Corona.

(ILUSTRAI) China punya metode ampuh atasi pasien Virus Corona, 85 persen sembuh karena obat tradisional.
(ILUSTRAI) China punya metode ampuh atasi pasien Virus Corona, 85 persen sembuh karena obat tradisional. (Kolase pixabay/NIAID-RM/Institut Kesehatan Nasional / AFP)

Tentu, itulah salah satu resiko yang harus Y terima ketika memutuskan menjadi seorang dokter dan siap menjadi garda terdepan menyambut virus Corona.

Beruntungnya, Y dapat melalui masa karantinanya dengan baik.

Bahkan, hasil pemeriksaan Y dan pasien yang dia rawat menunjukkan negatif virus Corona.

Setidaknya, Y masih bisa bernafas lega dan bisa melanjutkan pengabdiannya sebagai tenaga medis untuk menghadapi virus Corona.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved