Antisipasi Virus Corona di Surabaya
Tanggap Corona, ini Langkah Sigap Imigrasi Surabaya
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mengambil langkah preventif mencegah potensi penularan virus corona.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mengambil langkah preventif mencegah potensi penularan virus corona.
Kantor di bawah Kemenkum HAM ini tidak saja membersihkan semua ruangan dan fasilitas kantor.
Tapi juga menyediakan wastafel dan hand sanitizer di setiap akses kantor. Tidak hanya itu, semua ruangan dan fasilitas lain di sekitar kantor Imigrasi di Jalan Juanda Sidoarjo itu disemprot desinfektan.
"Ruangan saya juga disemprot desinfektan untuk pencegahan potensi penyebaran virus Corona. Pegawai dan pemohon paspor maaf kalau kami periksa suhu tubuh dengan thermal gun. Semua demi kebaikan bersama," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Is Edy Eko Putranto.
Kemenkum HAM meminta agar semua kantor dan innstansi di bawah kementerian ini melakukan tindakan Pencegahan dan Penanganan virus Corona.
Serangkaian langkah sigap diambil sejak Senin (16/3/2020) kemarin. Mulai penyemprotan disenfiktan. Kemudian pembersihan seluruh peralatan kantor yang secara langsung tersentuh oleh tangan.
• Boy William & Jessica Iskandar Bakal ke Mapolda Jatim Besok, Polisi Fleksibel Mengingat Covid-19
• Siswi SMK Korban Pembunuhan di Sidoarjo Pernah Dekat dengan Pelaku, Pelaku Terbelit Hutang
• Meski Bosan Jalani Isolasi, Ahsan/Hendra Tetap Patuh Aturan untuk Redam Penyebaran Virus Corona
Misalnya gagang pintu, pegangan pada sofa, dan mebeler lain. Selain itu pihak keamanan pada bagian depan Kanim Surabaya juga melakukan pengecekan suhu setiap pengunjung yang akan masuk ke area Kanim Surabaya.
Petugas dilengkapi thermal gun untuk mengukur suhu tubuh, baik pegawai maupun pengunjung. Jika suhu badan mereka di atas 37,5 derajat tidak boleh masuk dan perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Tidak hanya itu, disediajan wastafel lengkap sabun cuci tangan dan Hand sanitizer untuk para pengunjung serta petugas agar tetap bersih setelah berkegiatan.
"Kami juga sediakan di setiap akses pintu ruangan kantor cairan antiseptik. Langkah pencegahan ini untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus corona yang tengah mewabah," kata Is Edy.
Saat ini juga dilakukan aturan berinteraksi antar pegawai dan pengunjung. Mereka dilarang bersentuhan dan menjaga jarak minimal berjarak 1 meter. Pegawai juga mengenakan masker dan sarung tangan.
Kanim Surabaya juga menghentikan sementara seluruh layanan keimigrasian di luar kantor. Di antaranya layanan paspor simpatik dengan mendatangi pemohon yang sakit. Selain itu juga dikurangi intensitas kegiatan pertemuan di dalam kantor. (Faiq/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-kantor-imigrasi-kelas-i-khusus-tpi-surabaya-cegah-corona.jpg)